Jakarta > Hukum

PGN Tuntaskan Penutupan Pipa Gas Bocor di Cawang

Sabtu, 17 Maret 2018 13:34 WIB
Editor : Wahyu AH | Reporter : Yatti Febriningsih

gas bocor
Sumber foto kompas.com
Foto : istimewa

Share this








Tim PGN akan menghentikan sementara aliran gas di sepanjang jalur LRT Cawang selama pelaksanaan proyek.

JAKARTA - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) telah menyelesaikan rangkaian proses perbaikan pipa gas yang mengalami kebocoran di Jalan MT Haryono, Jakarta Timur. Pekerjaan perbaikan yang dimulai pada Jumat (16/03/2018) siang akhirnya tuntas pada Jumat malam sekitar pukul 22.00 WIB. 

"Pekerjaan perbaikan ini butuh waktu cukup panjang karena perlu berkoordinasi dengan Kontraktor Proyek LRT sekaligus Tim Independen Pemeriksa Keselamatan Migas (TIPKM) yang melakukan proses investigasi untuk mencari penyebab kebocoran gas," kata Sekretaris Perusahaan PGN, Rachmat Hutama di Jakarta, Sabtu (17/03/2018). 

Dari hasil koordinasi tersebut, Tim PGN akan menghentikan sementara aliran gas di sepanjang jalur LRT selama pelaksanaan proyek. Perbaikan dilakukan dengan skema mengangkat pipa yang bocor dan menutup pipa penyaluran sementara waktu sampai dengan proyek LRT yang berada di jaringan pipa gas selesai. 

"Agar tidak menghambat proyek konstruksi yang menjadi proyek strategis nasional. Sekaligus, demi mengamankan jaringan pipa gas yang merupakan obyek vital nasional dan mencegah kejadian serupa terulang," katanya

Hasilnya di potongan pipa yang bocor terdapat robekan. Inilah yang akan menjadi bahan pemeriksaan lebih lanjut oleh TIPKM. 

"Potongan pipa gas ini sekaligus membantu TIPKM mempercepat pembuatan kesimpulan akhir penyebab kerusakan terhadap pipa gas, termasuk untuk memastikan kebocoran pipa gas di titik yang sama atau berbeda dengan kebocoran yang sebelumnya," lanjutnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pipa gas milik PGN telah mengalami kebocoran pada Senin (12/03/2018) pada pukul 19.50 WIB karena terkena mata bor dari proyek LRT dan berhasil diperbaiki pada Rabu pagi dan telah menyalurkan gas ke pelanggan secara normal. 

"Untuk sementara waktu ini, kami mengalokasikan CNG, khususnya untuk pelanggan di Rusun Bidara Cina," imbuhnya.