Jakarta > Hukum

Pembunuhan Pulomas

Pengacara Korban Pembunuhan Pulomas Minta Tersangka Dijerat Pasal 340

Jumat, 06 Januari 2017 11:04 WIB
Editor : Andi MZ | Reporter : Amin Hayyu Al Bakki

Pembunuhan Pulomas
Azam Khan, pengacara Dodi Triono
Foto : istimewa

Share this








Azam Khan, pengacara korban pembunuhan Pulomas meminta kepada polisi agar tersangka dijerat pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana.

PULOGADUNG – Azam Khan, pengacara korban pembunuhan Pulomas, meminta kepada penyidik agar tersangka dijerat Pasal 340 KUHP. Pasal itu mengatur tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman mati.

Azam mengungkapkan hal itu saat menghadiri pra-rekonstruksi yang digelar di tempat kejadian perkara, di rumah Dodi Triono di kawasan Pulomas, Jakarta Timur, Jumat (6/1/2017). “Penyidik menjerat tersangka dengan pasal berlapis 333, 365, dan, 338 KUHP. Saya ingin ditambahkan pasal 340,” ujarnya.

Azam menilai, pelaku sudah merencanakan perampokan. Oleh sebab itu, ia  mendorong polisi memperdalam kasus tersebut. "Sedikit aneh kalau dibilang perampokan karena barang yang hilang hanya jam tangan merek Rolex dan uang beberapa lembar. Saya kira motif pembunuhan iya. Namun kepentingannya apa, itu perlu dibongkar,” tuturnya.

Kasus perampokan ini berujung 6 orang tewas dan 5 terpaksa dirawat rumah sakit. Korban tewas yakni Dodi Triono pemiik rumah serta 2 putrinya bernama Diona Arika Andra Putri dan Dianita Gemma Dzalfayla. Selain itu, Amel, teman Dianita ikut tewas dalam persitiwa itu. Selain itu, Yanto dan Tasrok, sopir Dodi juga tewas. Mereka tewas setelah 11 pemilik rumah disekap di 1 kamar mandi berukuran 1,5 x 1,5 meter.