Jakarta > Hukum

Ketua BPRD Jalani Pemeriksaan Terkait Dugaan Korupsi Teluk Jakarta

Selasa, 14 November 2017 18:10 WIB
Editor : Wahyu AH | Reporter : Chandra Purnama

Unjuk rasa koalisi nelayan tolak reklamasi teluk utara Jakarta di Depan Gedung DPRD DKI, Rabu (26/7/2017).
Unjuk rasa koalisi nelayan tolak reklamasi teluk utara Jakarta di Depan Gedung DPRD DKI, Rabu (26/7/2017).
Foto : Yatti Febriningsih

Share this








Selain menggali adanya dugaan korupsi, pihak penyidik juga menggali adanya kemungkinan penyalahgunaan lain dalam kasus mega proyek teluk Jakarta.

JAKARTA - Kasus dugaan korupsi dalam mega proyek Teluk Jakarta kembali memasuki babak baru. Hari ini, Selasa (14/11) pihak penyidik Dit Reskrimsus Polda Metro Jaya, memanggil Ketua Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta, Edi Sumantri sebagai saksi.

Kepala Subdit Sumber Daya Lingkungan (Sumdaling) Dit Reskrimsus Polda Metro Jaya, AKBP Sutarmo menerangkan, Edi Sumantri sudah diperiksa sejak pukul 10.00 WIB pagi tadi.

Selain menggali adanya dugaan korupsi, pihak penyidik juga menggali adanya kemungkinan penyalahgunaan lain dalam kasus mega proyek Teluk Jakarta termasuk permasalahan lingkungan.

"Ya mungkin tidak hanya di korupsinya saja, berkaitan dengan permasalahan lingkungan, apakah pelaksanaan reklamasi itu benar? Ukuran yang dipake benar? Aturan dan pelaksanaannya benea? Jadi, masih jauh," pungkas Sutarmo.