Jakarta > Hukum

Kasus Narkoba Jennifer Dunn, Wagub DKI : Dia Lebih Ke Victim

Jumat, 05 Januari 2018 11:20 WIB
Editor : Nurul Julaikah | Reporter : Yatti Febriningsih

Artis Jennifer Dunn Ditangkap Polisi
Artis Jennifer Dunn Ditangkap Polisi
Foto : Wildan Kusuma

Share this








Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan kasus narkoba yang menjerat Jennifer Dunn lebih ke victim.

JAKARTA - Kasus penggunaan narkoba yang menjerat artis kontroversial Jennifer Dunn, menyita perhatian Wakil Gubenur DKI Jakarta Sandiaga Uno. Ia beranggapan Jedun begitu Jennifer Dunn disapa, lebih mengarah sebagai korban atau victim.

“Jadi jawaban singkatnya prihatin dan kadang-kadang Jennifer Dunn ini mungkin lebih ke victim daripada sebuah permainan mega maha besar dan industri-industri permainan besar semua. Dan kita harus bedakan mana yang player dan mana yang victim,” ujarnya di Balai kota, Jakarta, Kamis (4/1/2018).

Sandi menambahkan, para selebritas memang kerap menjadi sasaran penggunaan obat terlarang. Hal ini kata Sandi, lantaran selebritas merupakan sosok public figure dimana banyak mata memperhatikan gaya hidup mereka kadang untuk bisa diikuti oleh penggemarnya.

“Jadi dan yang paling selalu disasar adalah para artis. Karena artis itu lifestyle influencer. Begitu artis make, terus semuanya mau jadi kaya artis, oh kalau mau cool harus make juga. Nah ini yang harus kita patahkan dengan gaya hidup berbeda. Kalau mau cool ya harus olahraga. Kalau mau cool enggak boleh narkoba. Dan ini harus kita lakukan dari anak-anak muda sih, dari akar rumput paling bawah bahwa kita harus say no to drugs,” katanya.

Terkait hal ini, Sandi menegaskan akan jika Pemerintah Provinsi (Pemrov) DKI Jakarta menyatakn perang dengan narjoba. Bahkan, Sandi berjanji akan menindak tegas bagi siapa saja yang tertanggap berhubungan dengan obat terlarang tersebut.

“Dan kita totalitas gitu loh, all out perang menghadapi narkoba. Kami bekerjasama dengan BNN (Badan Narkotika Nasional) DKI sudah sangat clear, kalau pemain besar dan melawan pemerintah langsung di 810-kan,” tegasnya.