-->
Jakarta > Hukum

Kapal Dipakai Liburan, Wakadishub : Kami Fokus Tangani Korban

Minggu, 22 April 2018 20:56 WIB
Editor : Ichwan Hasanudin | Reporter : Yatti Febriningsih

Korban ledakan kapal milik dishub perhubungan dki Jakarta
Salah satu korban ledakan kapal milik Dishub Perhubungan DKI Jakarta.
Foto : Adi Wijaya

Share this








Wakil Dinas Perhubungan (Wakadishub) DKI Jakarta enggan memberikan penjelasan mengenai kabar kapal yang meledak itu dipakau untuk liburan.

JAKARTA – Wakil Dinas Perhubungan (Wakadishub) DKI sendiri membenarkan ke-47 penumpang kapal yang meledak itu adalah seluruhnya anggota Dishub. Namun, saat dimintai konfirmasi mengenai kabar apakah benar kapal tersebut digunakan untuk liburan, Sigit enggan menjawab.
 
“Saya perintahkan Kepala UP APK Dishub untuk koordinasi dan melaporkan peristiwa tersebut ke Pihak Polres dan KNKT untuk penyelidikannya. Sementara Kami fokus tangani korban,” ujar Sigit saat dikonfirmasi Infonitas.com, Minggu (22/4/2018).
 
Sebelumnya, Kapolres Kepulauan Seribu, AKBP Victor Siagian menyebut para korba merupakan peserta grebek sampah. 
 
Viktor menyebut, saat insiden terjadi para korban baru saja selesai melakukan kegiatan grebek sampah di pulau tersebut.
 
"Penumpang baru saja melaksanakan kegiatan Gerebek Sampah di Pulau Panggang. Hendak bertolak menuju Dermaga Marina sesuai lokasi titik awal kumpul," katanya saat dihubungi Infonitas.com, Minggu (22/4/2018).
 
Dihubungi terpisah, Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu, Yusen Herdiman dengan tegas membantah hal itu. 
 
Menurutnya korban ledakan itu bukan peserta grebek sampah melainkan petugas Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta yang sedang berlibur.
 
“Yang ada di dalam kapal itu pegawai UPT Parkir Dishubtrans DKI bersama keluarganya. Mereka ngga ikut Gerebek Sampah,” kata Yusen saat dikonfirmasi Infonitas.com, Minggu (22/4/2018).
 
Seperti diberitakan sebelumnya, kapal milik Dishub ini dilaporkan mengalami ledekaan sekitar pukul 09.40 WIB. 
 
Sigit mengatakan tidak ada korban jiwa. Namun, dari insiden itu dilaporkan sebanyak delapan orang dilaporkan luka-luka dan sudah dilarikan ke RSUD Pulau Pramuka dan empat diantaranya dirujuk ke RSUD Kota, Jakarta Utara untuk mendapat perawatan.

    -->