Jakarta > Hukum

Kajari Kembalikan Uang Senilai Hampir Rp 1 Miliar ke Negara

Selasa, 13 Maret 2018 09:49 WIB
Editor : Wahyu AH | Reporter : Adi Wijaya

Proses Pengembalian uang dari Kajari Jakarta Utara.
Proses Pengembalian uang dari Kajari Jakarta Utara.
Foto : Adi Wijaya

Share this








Kajari mengembalikan uang senilai Rp 900 jutaan kepada negara. Uang tersebut dari kasus korupsi yang terjadi di Sudin Tata Air Jakarta Utara.

TANJUNG PRIOK - Kejaksaan Negeri Jakarta Utara menyelamatkan kas negara dengan mengembalikan uang senilai Rp 909.325.756 dari hasil putusan sidang Tindakan Pidato Korupsi (Tipikor) Sudin Tata Air Jakarta Utara Tahun Anggaran 2013-2014. Uang tersebut merupakan pembayaran uang pengganti dan denda terpinada bernama Saripudin.

Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejari Jakarta Utara Ricky Tomy Hasiholan mengatakan terpidana menjabat sebagai bendahara pengeluaran pembantu pada Sudin Tata Air Jakarta Utara saat tahun anggaran tersebut. Terpidana terbukti menyelewengkan pengelolaan dana swakelola Sudin Tata Air.

"Terpidana terbukti dalam persidangan melakukan pemotongan dana swakelola dan menikmati uang sejumlah Rp 859.325.756 juta," kata Ricky, saat dikonfirmasi infonitas.com, Senin (12/3/2018).

Terpidana juga harus membayar denda dalam putusannya sebesar Rp 50 juta. Uang tersebut dikembalikan untuk kepentingan kas negara.

"Seluruhnya uang berjumlah Rp 909.325.756 juta disetor ke kas negara," jelasnya.

Selain itu, terpidana juga harus menjalani putusan sidang dengan hukuman dua tahun penjara di Lembaga Permasyarakatan Cipinang, Jakarta Timur. Sedangkan, pelaku lainnya seperti Kuryatna, Djoko, Sisca, Surya Kopa, Slamet Riyadi, dan Wagiman masih menjalani proses persidangan.

"Jika pelaku lain terbukti bersalah dalam persidangan nanti, maka kami juga akan mengembalikan uang tersebut kepada kas negara," tutupnya.