Jakarta > Hukum

Ingub Tanah Abang Baru Terbit Pasca Putusan Penataan

Jumat, 16 Maret 2018 10:03 WIB
Editor : Wahyu AH | Reporter : Yatti Febriningsih

Tenda Pedagang di Tanah Abang
Tenda Pedagang di Tanah Abang
Foto : Yatti Febriningsih

Share this








Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Muhammad Taufik tidak mempermasalahkan ingub Tanah Abang terbis pasca putusan penataan.

JAKARTA - Kisruh penataan kawasan Tanah Abang terus berlanjut sampai saat ini. Bahkan, Instruksi Gubenur (Ingub) terkait penataan itupun kini menjadi sorotan. Pasalnya, baru terbit pada Februari 2018. Sementara, putusan penataan kawasan Tanah Abang sudah diberlakukan pada 22 Desember 2017.

Terkait hal ini, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi DKI Jakarta, Muhammad Taufik menanggapi santai. Taufik menyebut hal ini tidak menjadi masalah jika Ingub baru dikeluarkan usai penataan. 

“Yah, enggak apa-apa. Kan namannya evaluasi terus-menerus dilakukan. Ada diskresi gubernur, masa gubernur enggak boleh kasih diskresi,” ujar Taufik di Balai Kota, Jakarta, Kamis (15/3/2018). 

Taufik juga tidak mempermasalahkan bentuk aturan hukum yang dibuat untuk penataan kawasan Tanah Abang. Yang terpenting dan yang menjadi fokus pemerintah baik dari DPRD maupun Pemerintah Provinsi (Pemrov) DKI Jakarta ialah bagaimana penataan kawasan Tanah Abang itu bisa berjalan baik. 

“Ini kan soal landasan hukum, mau soal Pergub (Peraturan Gubernur) atau Ingub, kalau saya yang penting jalan dengan baik gitu loh,” lanjutnya. 

Untuk diketahui, Pemrov DKI Jakarta memberlakukan penutupan Jalan Jati Baru, Tanah Abang pada 22 Desember 2017 lalu. Penutupan ini sebagai bentuk kebijakan Gubenur DKI Jakarta Anies Baswdan sebagai solusi penataan Kawasan Tanah Abang dan menyediakan tenda untuk para Pedagang Kaki Lima (PKL) di badan jalan. 

Sayangnya, kebikakan Anies banyak mendapat kritikan seperti masyarakat sekitar, pihak kepolisian, hingga supir angkot yang menuntut Anies membuka kembali Jalan Jati Baru. Hingga kini, masyarakat masih menunggu keputusan Pemrov DKI Jakarta apakah Jalan Jati Baru akan kembali dibuka atau tidak.