Jakarta > Hukum

Diduga Gelapkan Uang, Sandiaga Diperiksa Polisi pada Pagi Ini

Kamis, 18 Januari 2018 10:08 WIB
Editor : Nurul Julaikah | Reporter : Yatti Febriningsih

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno (Ist)
Foto : istimewa

Share this








Pada pagi ini, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno diperiksa polisi karena diduga gelapkan uang atas penjualan tanah milik Ortus Holding.

JAKARTA – Pada 2017 lalu, Ketua Dewan Direksi Ortus Holdings Edward Soeryadjaya melaporkan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno ke Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan penggelapan uang atas penjualan tanah di kawasan Tangerang Selatan. Edward mengaku Sandi telah menggelapkan uang senilai Rp12 miliar hasil penjualan tanah seluas satu hektare milik PT Japirex di Jalan Raya Curug, Tangerang Selatan pada 2012.

Menindaklanjuti kasus ini, rencananya penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya memanggil Sandiaga untuk jadwal pemeriksaan pada hari ini, Kamis (18/1/2018). Sebagai terlapor, Sandiaga sendiri mengaku akan memenuhi panggilan pihak Polda.

“Besok rencananya setelah membuka dan memimpin rapat di Kantor Wapres mengenai kemiskinan, saya akan menghadiri panggilan dari teman-teman di polda untuk menjadi saksi," ujar Sandiaga di Balai Kota, Jakarta, Rabu (17/1/2017) Malam.

Sandiaga menjelaskan, ia baru menerima surat panggilan tersebut yang ternyata dikirim ke rumah orang tuanya. Bahkan kata Sandi, ia sempat meminta maaf kepada orang tuanya karena kasus yang menimpanya ini.

“Kami menerima akhirnya pagi-pagi surat panggilan dari kepolisian daerah. Rupanya di kirim ke rumah orang tua saya. Bikin ibu saya deg-degan dan saya mohon maaf ke ibu saya. Saya sampaikan bahwa nggak usah takut, ini bukan tentang tugas saya di pemprov. Yang dia takutin kan anaknya itu menyelewengkan uang rakyat dan lain sebagainya,” urainya.

Pada pemeriksaan nanti Sandiaga akan didampingi pengacara dari Biro Hukum DKI Jakarta. Ia juga berjanji akan mengikuti semua prosesur dan memberikan keterangan sejujur-jujurnya kepada pihak kepolisian.

"Saya akan memberikan keterangan. Saya tentunya akan memberikan full disclosure, tidak ada yang ditutup-tutupi, dan terang benderang," imbuhnya.