Jakarta > Hukum

Datang ke Rumah Sakit, Buni Yani Tak Diizinkan Bertemu Hermansyah

Sabtu, 15 Juli 2017 21:44 WIB
Editor : Waritsa Asri | Reporter : M Nashrudin Albaany

jakarta
Buni Yani
Foto : istimewa

Share this








Buni Yani tak diizinkan bertemu dengan ahli IT dari ITB, Hermansyah. Lantaran, keadaan Hermansyah masih dalam keadaan kritis.

SENEN - Terdakwa kasus dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Informatika (UU ITE), Buni Yani, hari ini, Sabtu (15/7/2017) datang ke RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, untuk menjenguk korban penyerangan, ahli IT Institut Teknologi Bandung (ITB) Bandung, Hermansyah.

Namun, setibanya di rumah sakit, ia gagal bertemu Hermansyah lantaran masih dalam kondisi kritis, sehingga belum boleh dijenguk. Buni pun hanya bertemu dengan pihak keluarga Hermansyah yang berada di RSPAD Gatot Soebroto.

"Saya belum bisa menjenguk mas Hermansyah karena dia masih dalam keadaan kritis. Meskipun sudah ada perbaikan, tapi belum bisa jenguk langsung ke dalam ruangan. Tadi sebatas bicara dengan ibu dan saudaranya, adiknya," katanya di lokasi.

Pada kunjungannya itu, Buni mengaku bertemu dengan istri Hermansyah, Irina, yang juga berada di lokasi pada saat suaminya dikeroyok. Menurut dia, Iriana yang mendampingi Hermansyah di rumah sakit, masih tampak muram. 

"Beliau masih berduka, masih bersedih, agak sedikit syok, terkejut. Kalau saya liat muka beliau, saya teringat raut ibu saya di Lombok, karena sedih pasti lihat saya jadi tersangka," ungkap dia.

Menurut Buni, peristiwa yang menimpa Hermansyah patut mendapat perhatian serius dari aparat yang berwenang. Bahkan, dia juga menyebut bahwa kasus tersebut adalah kasus umat yang perlu untuk segera diungkap. 

"Kasus bang Hermansyah ini adalah kasus umat, kasus rakyat pada umumnya yang ingin mendapatkan keadilan," tukasnya.