Jakarta > Ekonomi Bisnis

Info Komuter

Uji Kir Dianggap Tidak Layak, Ini Komentar Menhub

Jumat, 15 Desember 2017 11:22 WIB
Editor : Wahyu AH | Reporter : Yatti Febriningsih

ilustrasi uji kir
Sumber foto tribunnews.com
Foto : istimewa

Share this








Menhub akan mencari cara tepat guna mengatasi keraguan masyarakat terhadap pemberlakuan uji KIR.

JAKARTA – Anggapan tidak layak untuk pengujian kendaraan bermotor atau uji Kir rupanya sampai ke telinga Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi. Menhub juga tidak memungkiri banyak masyarakat yang beranggapan seperti itu saat ini.

“Saya sering mendengar dan mendapat pengaduan bahwasanya orang akan melakukan pengujian berkala itu ragu. Keraguan yang pertama apakah lembaga pengujian berkala itu kredibel. Kedua apakah perlu untuk pengujian berkala kalau tidak kredibel,” tutur Menhub dalam siaran berita resminya yang diterima Infonitas.com, Jumat (15/12/2017). 

Dengan ini, Menhub akun melakukan berbagai upaya mengatasi keraguan masyarakat terhadap kredebilitas pengujian kendaraan bemotor (Uji Kir). Caranya, bisa dengan penyusunan regulasi, bermitra dengan bengkel Agen Pemegang Merk (APM), dan bengkel umum swasta. Serta sertifikasi terhadap sumber daya manusia tenaga penguji berkala yang kompeten.

 “Kita akan kerjasama dengan Polri dan Pemda di masing-masing Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk menjadikan pengujian berkala ini bukan hanya sebagai sumber penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Kita juga akan memberikan pendidikan bagi penguji yang tidak birokratis,” katanya.

Selanjutnya, Menhub meminta agar Uji kir juga turut dilakukan oleh pemilik kendaraan dan barang agar budaya baru dalam menggunakan kendaraan bermotor dapat lebih tertib kedepannya.

“Kita akan membuat suatu law enforcement agar pemilik truk dan pemilik barang tidak seenaknya melimpahkan tugas pada pengemudi sehingga mereka itu tidak dapat melaksanakan dengan baik. Secara moral kami sampaikan bahwasanya pemilik barang, pemilik kendaraan wajib uji marilah kita buat satu peradaban baru yang lebih baik,” tukas Menhub.

 

Berita Terkait