Senin, 11 Juni 2018 10:00:00
Editor : Ichwan Hasanudin | Reporter : Leny Kurniawati
Danone Aqua mengatasi sampah plastik
Danone Aqua semakin meneguhkan komitmennya dalam mengatasi sampah plastik.
Foto : istimewa
 

JAKARTA  – Danone-AQUA meneguhkan komitmennya dalam penanggulangan sampah plastik. Hal itu merujuk pada target Pemerintah Indonesia untuk mengurangi sampah plastik ke laut sebesar 70 persen pada 2025.

Untuk itu, bekerja bersama mitra dan konsumen  untuk mewujudkan tujuan tersebut dengan semangat kolaborasi serta partisipasi aktif, melalui sebuah gerakan baru #BijakBerplastik.

Sebelumnya, Danone-AQUA telah menjadi pelopor dalam pengumpulan sampah plastik sejak 1993, ketika mendanai program daur ulang pertamanya dengan Yayasan Dana Mitra Lingkungan.

Menurut Presiden Direktur PT. Tirta Investama (Danone-AQUA) Corine Tap, banyak program bersama mitra yang berhasil untuk mengumpulkan dan mengelola sampah plastik.  

Untuk ikut mengatasi sampah, Danone-AQUA meneguhkan kembali komitmennya dengan melalu tiga program yakni meningkatkan pengumpulan sampah plastik, mendukung edukasi sampah plastik, dan meningkatkan inovasi botol plastik.

“ADUPI mendukung inisiatif Danone-AQUA untuk berkolaborasi dalam pengumpulan sampah plastik dan bekerja dengan industri daur ulang.  Inilah aksi nyata untuk mendorong pengembangan sirkular ekonomi sekaligus berkontribusi menyelesaikan persoalan sampah di Indonesia,” terang Ketua Asosiasi Daur Ulang Plastik Indonesia (ADUPI), Christine Halim, Minggu (10/6/2018) kemarin.

Sementara itu, selain membawa gerakan #BijakBerplastik untuk murid-murid di berbagai sekolah, Danone-AQUA akan bekerja bersama VICE impact untuk memimpin kampanye nasional yang menargetkan Rp 100 juta konsumen pada tahun 2025.

Pada awal bulan lalu, untuk mendorong kebiasaan mengumpulkan dan memilah sampah plastik, Danone-AQUA bersama dengan Alfamart, Telkomsel, dan SMASH meluncurkan inovasi bernama Smart Drop Box untuk konsumen, agar mereka dapat mendaur ulang sampahnya.

“Kami sangat senang dapat bermitra dan berkolaborasi dengan Danone-AQUA melalui program Smart Drop Box.  Kami ingin mendorong dan mengedukasi konsumen untuk lebih kreatif dalam mengumpulkan dan mendaur ulang sampah plastiknya menjadi sesuatu yang memiliki nilai lebih baik,” jelas GM Corporate Communication PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) Ivan Hermawan.

Untuk inovasi botol plastik, Danone-AQUA berkomitmen untuk mengambil langkah besar menuju sirkularitas dari plastik yang kami gunakan.

"Kami berencana membuat seluruh kemasan kami 100 persen dapat didaur ulang pada 2025, sekaligus meningkatkan proporsi plastik daur ulang di botol kami dari 11 persen, menjadi 50 persen pada 2025," tambah ivan.

VP Research and Innovation PT. Tirta Investama (Danone-AQUA) Rosalina Privita mengatakan pihaknya memiliki teknologi untuk merancang kemasan yang lebih baik dan berkelanjutan dengan menggunakan rantai pasokan sirkular untuk industri plastik daur ulang.

Menurutnya, melalui mitra seperti Veolia, mereka dapat membawa pengalaman dan keahliannya untuk Indonesia, sehingga kami dapat memproses kembali plastik dengan cara yang lebih efisien dan dalam skala yang lebih besar dari yang sebelumnya.  

"Kami siap untuk menciptakan inovasi baru dan proses sirkularitas dari plastik yang kami gunakan," jelasnya.

 

 

Baca Juga

Berikan Komentar Anda