Jakarta > Ekonomi Bisnis

Sunyi Senyap dari Sentra PKL Jalan Cengkeh

Rabu, 17 Januari 2018 13:26 WIB
Editor : Nurul Julaikah | Reporter : Muhammad Azzam

Kondisi Sentra PKL di Jalan Cengkeh
Kondisi Sentra PKL di Jalan Cengkeh
Foto : Muhammad Azzam

Share this








Kondisi yang tak ramai pembeli seakan sunyi senyap terlihat dari sentra PKL yang berada di Jalan Cengkeh, Jakarta Barat.

JAKARTA - Pedagang kaki lima (PKL) di Kawasan Kota Tua, Tamansari, Jakarta Barat sudah dipindahkan ke Jalan Cengkeh sejak September 2017 lalu. Namun, tempat yang bersih dan tertata justru membuat penjualan para pedagang turun drastis.

Saat infonitas.com berkunjung ke sentra PKL yang diresmikan oleh mantan Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat, terlihat sepi. Hanya beberapa pedagang saja yang berjualan. Padahal, sentra PKL Jalan Cengkeh ini menampung ratusan pedagang.

Beberapa gerobak dan tempat berdagang di Jalan Cengkeh masih diikat dan ditutup menggunakan terpal. Salah seorang pedagang bernama Neneng mengatakan, kondisi di Jalan Cengkeh sepi dari pengunjung sehingga membuat para pedagang enggan menempati lapak di sana.

"Sebetulnya di sini pada malas sih (karena sepi), enggak kayak di dalam (kawasan Kota Tua). Kalau di dalam kan rame," ujar Neneng saat berbincang dengan infonitas.com, Rabu (17/1/2018).

Neneng berharap nasib PKL Kota Tua serupa dengan PKL Tanah Abang. Yakni, mendapatkan fasilitas yang layak dari pemerintah.

"Ya kalau bisa tetap di kawasan Kota, tinggal ditata saja kayak di Tanah Abang gituu, ini kan sepi. Logika saja, kalau pengunjung di Fatahillah lapar masa kalau mau makan harus ke sini dulu yang letaknya 200 meter, pasti kan mereka cari warung yang dekat,"ungkapnya.

Irwan (32), pedagang lainnya, menginginkan bisa kembali berjualan di Fatahillah. Ia menilai pembeli di lokasi relokasi Jalan Cengkeh yang berbatasan dengan Jakarta Utara tersebut tidak seramai ketika berdagang di Kota Tua. 

Irwan juga mengharapkan kepada Pemprov DKI  agar bisa kembali berjualan di Kota Tua.

"Ya kan katanya gubernur sekarang pro rakyat pro PKL, ya kami juga minta diperhatikan lah, ini sepi dagang disini. Kita juga kan iri dengan PKL Tanah Abang,"tutupnya.