Jakarta > Ekonomi Bisnis

Siapkah Indonesia Lakukan Transformasi Digital?

Jumat, 27 Oktober 2017 17:58 WIB
Editor : Nurul Julaikah | Reporter : Farid Hidayat

Ilustrasi Era digital
Ilustrasi Era digital
Foto : istimewa

Share this








Saat ini, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) melakukan transformasi ke era digital. Infrastruktur, salah satu yang disiapkan.

KEMAYORAN - Forum Tata Kelola Internet Indonesia (ID-IGF) kembali menggelar acara tahunan Dialog Nasional ID-IGF. Mengusung tema “Transformasi Digital: Siapkah Indonesia?”, acara tersebut di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat (27/10/2017).

Dirjen Aplikasi dan Informatika (Aptika) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Semuel Abrijani  mengatakan dialog nasional ini diharapkan dapat melahirkan berbagai pencapain yang bisa membantu transformasi digital Indonesia.

“Transformasi digital membutuhkan tata kelola yang tepat. Saat ini ada lima isu penting yang berkaitan dengan tata kelola tersebut,” tuturnya.

Lanjutnya, ada lima isu penting pada transformasi digital yaitu infrastruktur,  standarisasi, legal, ekonomi, pembangunan serta sosial dan budaya.

"Dari hal itu harus ditata kelola supaya proses transformasi digital dapat berjalan dengan baik," ujarnya.

Perubahan digital tidak terelakan karena memang teknologi semakin lama akan terus berkembang. Teknologi jangan sampai merusak tatanan budaya dan norma yang ada di Indonesia. Pentingnya etika-etika yang ditanamkan agar tidak terjadi gesekan di antara masyarakat.

"Dalam menerapkan teknologi, jangan sampai teknologi itu merusak tatanan budaya dan norma yang ada di bangsa ini,” terangnya.

Hasil pencapian yang terangkum dalam acara Dialog Nasional ini akan dibawa ke forum besar yaitu Global Internet Governance Forum (Global IGF) di Jenewa, Swiss, pada Desember 2017. Dalam acara itu akan hadir seluruh peserta IGF di dunia.

"Tahun ini Indonesia mendapatkan ruang khusus untuk pembahasana isu yang akan dibahas di Global IGF. Itu akan menjadi hal penting untuk Indonesia menjadi perhatian dari dunia untuk masukannya dari Dialog Nasional ini," tuturnya.