Jakarta > Ekonomi Bisnis

PT KCI Bidik Stasiun Baru untuk Transcommuter

Sabtu, 17 Maret 2018 10:21 WIB
Editor : Wahyu AH | Reporter : Yatti Febriningsih

 Eva Chairunisa
VP Corporate Communication PT KCI, Eva Chairunisa di Stasiun Sudirman, Jumat (16/3/2018).
Foto : Yatti Febriningsih

Share this








Transcommuter baru melayani dua trayek yakni Sudirman-Gambir dan Sudirman-Blok M. Kedepannya bisa semua stasiun secara bertahap.

JAKARTA - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) mulai mengincar beberapa stasiun untuk pengoperasian bus terbaru mereka Transcommuter. Bus yang bekerja sama dengan Perusahaan Umum Pengangkut Penumpang Darat (Perum PPD) ini ditujukan guna mempermudah penumpang berpindah moda transportasi baik dari atau menuju stasiun. 

“Kami terus berkoordinasi, kedepannya akan diusahakan juga area-area lain seperti misalnya area pemukiman penduduk ke stasiun,” ujar VP Corporate Communication PT KCI, Eva Chairunisa di Stasiun Sudirman, Jumat (16/3/2018). 

Untuk tahap awal, Transcommuter baru melayani dua trayek yakni Sudirman-Gambir dan Sudirman-Blok M. Kedepannya, bus ini, kata Eva, bisa melayani area stasiun-stasiun lain lagi dalam waktu dekat. 

“Salah satu contohnya adalah terdekat area Depok. Mungkin nanti akan ada pick up point dari PPD sendiri membuka rute misalnya dari Cibubur menuju stasiun Depok baru atau dari area lainnya menuju stasiun terdekat,” katanya. 

Namun, tidak sembarang orang bisa menikmati layanan ini. Harus memiliki Kartu Multi Trip (KMT) sebagai bentuk pengembangan sistem E-ticketing yang dilakukan oleh pihak PT KCI. Tarifnya hanya Rp 5 ribu sekali jalan.

“Jadi memang ini merupakan bentuk dari pengembangan e-ticketing KRL khususnya tiket KMT sebagai bentuk dukungan implementasi integrasi antarmoda dalam bentuk sistem alat bayar,” katanya. 

Sebagai informasi, PPD menyiapkan sebanyak enam bus yang siap melayani penumpang  mulai pukul 05.00-22.00 WIB setiap hari setiap satu kali dalam 30 menit.