Jakarta > Ekonomi Bisnis

Prediksi, Bisnis 2018 Tetap Didominasi Digital

Rabu, 27 September 2017 14:41 WIB
Editor : Wahyu AH | Sumber : DBS

digital
Ilustrasi
Foto : istimewa

Share this








Setiap pelaku bisnis pada era ini tentu akan berupaya berpromosi digital. Alhasil, bisnis yang akan bersinar pada 2018 berhubungan dengan hal itu.

JAKARTA – Popularitas bisnis ritel mulai meredup setidaknya sejak kuartal kedua 2017. Data Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), omzet para pebisnis menurun drastis. Bahkan, pada momen Lebaran saja, mereka hanya memperoleh 25 persen dari total omzet tahunan. Berbeda dengan tahun sebelumnya yang bisa mencapai angka 40 persen.

Sama halnya dengan properti. Geliat pasar properti sejak dua tahun terakhir belum menunjukkan tren positif. Masih didominasi end user. Adapun investor mayoritas wait and see sampai kondisi politik dan ekonomi berjalan stabil.

Lantas, bisnis apa saja yang hot pada 2017 dan tetap masih menguntungkan pada 2018? Melansir dari goukm.id, urutan pertama tentu bisnis start up dan e-commerce.

Lihat Gojek atau Grab Car. Saking menjanjikan, banyak investor dari luar negeri yang ikut menggelontorkan kekayaannya. Bahkan pemerintah juga mendukung penuh peluang usaha ini dengan mempelopori gerakan seribu startu up pada 2020.

Bila ingin terjun di bidang ini, Anda harus jeli melihat peluang. Kira-kira apa yang dibutuhkan masyarakat.

Baca Juga : Tips Miliki 4 Coffee Shop Dalam 2 Tahun Ala Landy T Jonggala

Bidang kedua masih berhubungan dengan dunia digital, yakni menjadi jasa digital agency. Setiap pelaku bisnis pada era ini tentu akan berupaya berpromosi secara digital. Lazimnya, gencar di media sosial atau tampil di halaman awal google.

Tentu, butuh orang ahli sehingga dibutuhkan digital agency penyedia jasa promosi di bidang jasa digital.

Bidang lainnya bisnis jual beli mobil bekas. Dari waktu ke waktu, tren jual beli mobil bekas kian positif. Ini lebih cocok bagi mereka yang akan memasuki masa pensiun tahun depan.

Tidak butuh keahlian khusus, yang penting punya mental jual beli dan mengerti mesin. Anda yang sering mengendarai mobil tentu sedikit-banyaknya memahami.

Baca Juga : Menakar Peluang Usaha Agen Travel di Era Digital