Jakarta > Ekonomi Bisnis

Pesta Rakyat Jakarta Sedot Anggaran Hingga Rp 3,7 Miliar

Rabu, 04 Juli 2018 15:29 WIB
Editor : Wahyu AH | Reporter : Yatti Febriningsih

Suasana Jakarnaval Tahun 2013
Suasana Jakarnaval Tahun 2013
Foto :

Share this








Pesta Rakyat Jakarta menyedot anggaran hingga Rp 3,7 Miliar. Jauh lebih kecil dari sebelumnya yang mencapai Rp 8 miliar.

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemrov) DKI Jakarta akan menggelar pesta rakyat Jakarta atau Jakarnaval sebagai rangkaian acara puncak ulang tahun Jakarta ke-491 tahun, Minggu (8/7/2018). Perayaan itu menjadi hal yang ditunggu, sebab sudah dua tahun lamanya tidak mengadakan Jakarnaval. 

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta Tinia Budiarti membongkar anggaran yang dihabiskan untuk penyelenggaran Jakarnaval. Dia menyebut angka Rp3,7 miliar. jauh lebih kecil dibandingkan anggaran tahun sebelumnya yang menyebabkan Jakarnaval pada akhirnya tidak bisa digelar.

“Terakhir kita mengadakan Jakarnaval itu tahun 2015, anggarannya sekitar 8 miliar. Tapi sekarang itu anggarannya 3,7 (miliar),” ungkap Tinia di Balaikota, Jakarta, Rabu (4/7/2018).

Meski minim, kualitasnya tetap dipertahankan. Ada sebanyak 4.000 peserta yang ikut berpartisipasi menyemarakkan pesta rakyat tersebut.

“Karena yang rindu bukan hanya masyarakat penonton, tetapi seniman-seniman yang ingin mengekspresikan dirinya. Komunitas-komunitas yang ingin memperlihatkan eksistensi mereka. Mereka adalah warga Jakarta yang ikut juga membuat Jakarta ini dinamis,” lanjutnya. 

Sebelumnya ia menjelaskan Jakarnaval dengan tema ‘The Spirit of Jakarta’ dianggap berbeda dari sebelumnya karena selain perayaan HUT DKI Jakarta juga mempromosikan ajang Asian Games  yang akan berlangsung 18 Agustus 2018. 

Nantinya promosi itu akan diramaikan oleh boneka maskot-maskon Asian Games seperti Bhin-Bhin, Atung, dan Kaka. Lalu,  ada sejumlah karya tari garapan atau kreasi yang memperlihatkan sportivitas gerakan-gerakan, sportivitas olahraga. 

“Jadi suasananya betul-betul suasana pesta, festival, dan sport. Saya berharap masyarakat yang hadir menggunakan karakter kostumnya masing-masing sesuai dengan keinginannya. Sehingga pesta ini bukan hanya ikut pawai,” pungkasnya.