Rabu, 30 Mei 2018 15:08:00
Editor : Wahyu AH | Reporter : Yatti Febriningsih
Transjakarta
Penumpang bus Transjakarta yang naik dari depan Stasiun Senen.
Foto : Yatti Febriningsih
 

JAKARTA - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) terus mengembangkan layananan bus pengumpan dengan menghadirkan rute Senen - Lebak Bulus. Sayangnya, operasional bus masih belum maksimal. 

Infonitas.com berkesempatan menjajal bus rute Senen - Lebak Bulus pada Selasa (29/5/2018) malam. Bus-bus Transjakarta berada tepat di depan pintu stasiun Senen. Bagi penumpang yang ingin melanjutkan perjalanannya tentu sangat membantu sekali. 

Di depan stasiun sudah ada tenda biru bertuliskan Transjakarta berdiri lengkap dengan bus-bus di sekitarnya. Selain menggunakan pembayaran elektronik, pembayaran khusus bus pengumpan masih bisa dilakukan dengan uang tunai. Pembayaran sendiri dilakukan saat sudah berada di dalam bus. 

Namun, yang masih menjadi kendala, proses penumpang naik ke bus tidak dilakukan di depan tenda. Melainkan di dekat tembok pembatas underpass yang ada di bawahnya. Space-nya sangat sempit dan membuat penumpang agak sulit masuk.

“Iya susah naiknya. Deket banget sama tembok, kejepit kalau mau masuk,” ujar salah satu penumpang, Sintya Anggraeni kepada Infonitas.com di lokasi. 

Tidak hanya kesulitan untuk memasuki bus, tapi kondisi di sekitar juga kurang nyaman. Saat sudah mulai mendekati body bus, langsung tercium aroma pesing yang sangat menyengat. Bahkan, masih begitu terasa setelah berada di dalam bus. 

Berdasarkan pantauan tim di lokasi, sejumlah ibu tampak tidak nyaman. Keduanya menutupi hidung dengan tissue. “Iya bau banget, pesing,” ucap salah seorang ibu. 

Baca Juga

Berikan Komentar Anda