Sabtu, 02 Juni 2018 14:30:00
Editor : Ichwan Hasanudin | Reporter : Yatti Febriningsih
Stasiun Pasar Senen
Stasiun Pasar Senen.
Foto : istimewa
 
JAKARTA - Menghadapi arus mudik Lebaran, stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusag mulai melakukan persiapan terkait masalah operasional. Salah satu hal yang menjadi perhatian ialah masalah penambahan personil untuk optimalisasi pelatanan pengguna jasa pengguna kereta api. 
 
Terkait hal itu, Kepala Stasiun Pasar Senen Zainul mengatakan para petugas juga diminta untuk maksimal dalam pelayanannya. Bahkan dia menegaskan para petugas bahkan tidak diizinkan mengambil cuti selama masa angkutan Lebaran terhitung tanggal 5-26 Juni 2018.
 
“Petugasnya seperti temen-temen yang sekarang ini nanti akan maksimal. Contohnya, tidak boleh cuti. Mereka tidak boleh cuti selama masa angkutan lebaran, semua masuk terus tidak boleh cuti,” ujarnya saat ditemui di Stasiun Pasar Senen, Sabtu (2/6/2018). 
 
Zaenul melanjutkan, untuk penambahan petugas sendiri sudah mulai dilakukan yang terdiri dari 
unit pengamanan yang berasal dari unsur Kepolisian. Selanjutnya, para petugas itu akan diletakkan di di titik-titik rawan slaah satu staisun terbesar di Jakarta tersebut. 
 
Selanjutnya, untuk jumlah penumpang dikatakan Zaenul pada H-14 Idul Fitri, jumlah penumpang mencapai 16.525 orang. Sementara puncaknya diperkirakan terjadi di H-7 Lebaran atau pada 7 Juni mendatang. Hal itu terbukti dari tiket yang sudah habis terjual atau sold out.
 
“Kalau data di kami tanggal 7 Juni itu sudah meningkat maksimal ya. Tanggal 7 bisa sampai 25 ribu (penumpang) lebih,” sebut Zainul.
 
Nantinya, mulai pekan depan 5-26 Juni keberangkatan kereta api mencapai puncaknya sampai dengan 33 keberangkatan. Kereta juga mengalami penambahan hingga 7 rangkaian.
 
“Sudah ada 7 kereta tambahan. Ada Kertajaya Lebaran, Matarmaja Lebaran, Kutojaya Lebaran, Sawonggalih Lebaran, Mataram Lebaran Premium,” imbuhnya. 

Baca Juga

Berikan Komentar Anda