Rabu, 20 Juni 2018 14:15:00
Editor : Ichwan Hasanudin | Reporter : Adi Wijaya
Okupansi Pemudik Gratis Via Laut Naik Tiga Kali Lipat di 2019
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (tengah) bersama pemudik yang menggunakan jalur laut saat melakukan kunjungan.
Foto : Adi Wijaya
 

TANJUNG PRIOK - Kementerian Perhubungan mengklaim mudik gratis via jalur laut menjadi solusi kemacetan arus mudik lebaran via jalur darat. 2018 ini, pemudik yang menikmati fasilitas tersebut mencapai 30 ribu serta 15 ribu kendaraan sepeda motor.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi merencanakan, okupansi pemudik via jalur laut meningkat tiga kali lipat pada libur lebaran Idul Fitri 2019 mendatang. Artinya, ditargetkan 100 ribu pemudik akan menikmati fasilitas mudik gratis via jalur laut.

"Saya akan upayakan kalau bisa meningkat tiga kali lipat tahun depan. Jadi 100 ribu," kata Budi, saat ditemui di Dermaga Penumpang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (20/6/2018).

Tak mau gegabah, Mantan Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol itu pun tetap melihat ketersediaan kapal. Diimbangi sosialisasi yang akan lebih digencarkan.

"Banyak pemudik meminta kapal besar. Tapi kita ketahui ketersediaan kapal di Indonesia terbatas. Dan biasanya kapal besar untuk rute panjang dan daerah keras seperti Maluku Utara," jelasnya.

Penambahan okupansi jalur laut tersebut, lanjutnya berkonsentrasi pemudik tujuan Jawa Tengah. Selain jarak tempuh pendek, pemudik asal Jawa Tengah tergolong masif dibanding pemudik tujuan lainnya.

"Saya pikir akan konsentrasi tujuan Jawa Tengah. Karena Surabaya, Jawa Timur menjadi terlalu lama. Bisa mencapai dua hari dua malam. Kalau Jateng kan hanya 20-22 jam. Masih nyaman untuk menggunakan kapal. Sehingga produktivitasnya tinggi. Kita tahu overloaded kendaraan jalur darat tujuannya Jakarta-Semarang," tutupnya.

 

Baca Juga

Berikan Komentar Anda