Jakarta > Ekonomi Bisnis

NJOP DKI Jakarta 2018 Naik, Tertinggi di Jalan Jenderal Sudirman.

Jumat, 06 Juli 2018 11:30 WIB
Editor : Wahyu AH | Sumber : finance.detik.com/Berbaga

Pro Kontra Kenaikan NJOP
PENJARINGAN
Foto :

Share this








Anies menerbitkan Pergub Nomor 24 Tahun 2018 tentang Penetapan NJOP Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan Tahun 2018.

JAKARTA – Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) DKI Jakarta per 1 Januari 2018 meningkat dibanding tahun lalu. Sebagaimana tertuang dalam Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 24 Tahun 2018 yang ditandatangani Anies Baswedan pada 29 Maret 2018 dan diundangkan pada 4 April 2018. Angka tertinggi di Jalan Jenderal Sudirman sebesar Rp 93.963.000. 

Kebayoran Lama, Jakarta Selatan
Terendah: Rp 3.745.000 (Jl H Saiman)
Tertinggi: Rp 23.623.000 (Pinang Emas XI)

Tebet, Jakarta Selatan:
Terendah: Rp 2.508.000 (Manggarai Utara II)
Tertinggi: Rp 19.843.000 (JL Sahardjo)

Pasar Rebo, Jakarta Timur:
Terendah: Rp 2.013.000 (Jl Lapan V)
Tertinggi: Rp 3.100.000 (Jl Lewa)

Cakung, Jakarta Timur
Terendah: Rp 2.508.000 (Jl DR KRT Radjiman WD)
Tertinggi: Rp 7.455.000 (JL Pulo Lentut)

Tanah Abang, Jakarta Pusat
Terendah: Rp 2.508.000 (JL Gatot Subroto)
Tertinggi: Rp 93.963.000 (JL Jend Sudirman)

Gambir, Jakarta Pusat
Terendah: Rp 4.723.000 (JL Duri Barat GG O
Tertinggi: Rp 28.855.000 (JL Setia Kawan I)

Kebon Jeruk, Jakarta Barat
Terendah: Rp 2.508.000 (JL Pahlawan)
Tertinggi: Rp 11.305.000 (JL Pos Pengumben)

Taman Sari, Jakarta Barat
Terendah: Rp 5.763.000 (Pinangsia III)
Tertinggi: Rp 29.223.000 (Mangga Besar IX)

Penjaringan, Jakarta Utara
Terendah: Rp 916.000 (GG B 1)
Tertinggi: Rp 18.375.000 (East Cost 1st)

Cilincing, Jakarta Utara
Terendah: Rp 1.862.000 (Kalibaru Barat V)
Tertinggi: Rp 8.145.000 (Kalibaru Barat)

Kepulauan Seribu
Terendah: Rp 335.000 (Pulau Sebira)
Tertinggi: Rp 25.995.000 (JL Pulau Tengah)

Ketua Komisi C DPRD DKI Santoso menyebut kenaikan hanya terjadi di wilayah bisnis atau zonasi tertentu dan berlaku surut sejak 1 Januari 2018. “Rata-rata naik hingga 17 persen,” tuturnya.
 

 

Berita Terkait