Jakarta > Ekonomi Bisnis

Info Komuter

Meski Didemo, Permen 108 Tetap Diterapkan

Selasa, 30 Januari 2018 09:50 WIB
Editor : Nurul Julaikah | Reporter : Yatti Febriningsih

Menhub Budi Karya Sumadi
Menhub Budi Karya Sumadi
Foto : Yatti Febriningsih

Share this








Permen Nomor 108 Tahun 2017 tentang regulasi ojek online tetap diterapkan pada 2 Februari mendatang, meski Menhub Budi Karya Sumadi didemo para driver.

JAKARTA - Peraturan menteri (Permen) Nomor 108 tahun 2017 tentang pengaturan angkutan orang tidak dalam trayek terus mendapat protes terutama bagi penggiat transportasi online. Meski begitu, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi tetap memberlakukan regulasi tersebut.

“Sudah sepakat tidak. Revisi pun bukan. Jadi nanti kita akan ada payung hukum tertentu yang menjebatani kepentingan mereka (driver online). Tentang aplikasi, tentang koordinasi dengan aplikator dan kepolisian. Sim juga dan tidak ada revisi dan tidak ada peniadaan,” tegas Menhub di gedung Kementrian Perhubungan, Senin (29/1/2018).

Menurut Budi, Permen tersebut tetap diterapkan sesuai rencana yakni pada Kamis (1/2/2018). Namun, saat pelaksaaannya nanti akan digunakan operasi Simpatik bagi para pelanggar yang belum memenuhi aturan.

“Untuk operasi pendekatan hukum saya berjanji dalam kurun waktu kita melakukan operasi simpatik. Artinya tidak ada suatu tindakan hukum tertentu. Tetapi kita harus tahu kita harus sepakat dengan PM 108 bahwasanya ada tambahan-tambahanx Dan mungkin setelah ini pak dirjen dan sekjen akan membuat semacam risalah rapat,” lanjutnya.

Untuk diketahui, dalam permen 108 tahun 2017 ini mengatur beberapa kebijakan untuk transportasi online seperti pemasangan stiker, KIR, Sim A Umum, Kuota, agrometer taksi, tarif batas atas-bawah, wilayah operasi, bukti kepemilikan kendaraan, domisili Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB), dan Sertifikat Registrasi Uji Tipe.