-->
Jakarta > Ekonomi Bisnis

Lelang Proyek Jalan Berbayar Sepi Peminat

Selasa, 13 Februari 2018 11:21 WIB
Editor : Wahyu AH | Reporter : Yatti Febriningsih

Sejumlah kendaraan melintasi gerbang jalan berbayar atau Electronic Road Priecing (ERP) yang terdapat di Jalan Sudirman, Jakarta.
Sejumlah kendaraan melintasi gerbang jalan berbayar atau Electronic Road Priecing (ERP) yang terdapat di Jalan Sudirman, Jakarta.
Foto : istimewa

Share this








Wagub DKI berencana akan melakukan lelang ulang proyek jalan berbayar. Kriterianya harus sesuai dengan ketentuan.

JAKARTA - Lelang untuk jalan berbayar atau electronic road pricing (ERP) masih sepi peminat. Itu sebabnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno berencana melakukan lelang ulang pada tahun ini. 

“Enggak ada peminatnya makanya akan kita dorong lagi ke depan," kata Sandi di Jakarta, Selasa (13/2/2018).

Menurut Sandi sepinya peminat yang ikut lelang dikarenakan perusahaan bisa dikategorikan ikut lelang yakni memiliki pengalaman atau latarbelakang penerapan ERP yang sudah berhasil. Syarat itu di antaranya memiliki tekhnologi yang sudah teruji, terverifikasi, dan bisa diterapkan di Jakarta.

"Kan memang segitu kalau mau mengerjakan bisnis besar harus punya background," ujar Sandi.

Lelang pembangunan ERP terdaftar ada 270 perusahaan yang memberanikan ikut proses tersebut tapi faktanya saat proses seleksi hanya 12 perusahaan yang memenuhi syarat. 

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansyah membenarkan jika Pemprov DKI Jakarta tengah menargetkan sistem ERP untuk di Jakarta pada 2019. Ia mengatakan, lelang yang tengah dibuka hingga bulan Oktober tersebut tidak terbatas, artinya dibuka secara umum.

"Jadi, tidak mengacu kepada A, B, C atau D, tapi terbuka. Insya Allah bulan Oktober kita sudah mendapatkan pemenangnya,” kata Andri di Balai Kota, Jakarta, Kamis (8/2/2018)

    -->