Kamis, 24 Mei 2018 09:27:00
Editor : Wahyu AH | Reporter : Yatti Febriningsih
Konferensi Pers PT Jasa Marga.
Konferensi Pers PT Jasa Marga.
Foto : Yatti Febriningsih
 

JAKARTA - Menyambut arus mudik dan balik Lebaran 2018, PT Jasa Marga (Persero) sudah mulai melakukan berbagai persiapan. Satu di antaranya memastikan kesiapan sejumlah rest area yang berlokasi di sepanjang ruas jalan tol milik Jasa Marga. 

Jasa Marga menambah sejumlah fasilitas di rest area sebagai jaminan pelayanan bagi kenyamanan pengguna jalan tol. Untuk jalan tol operasi dan tol baru ada penambahan kapasitas toilet, khususnya toilet wanita sebanyak 77 unit. 

Sedangkan di rest area di jalan tol fungsional, Jasa Marga telah menempatkan sejumlah toilet portable sejumlah 316 unit. 

“Jasa Marga juga memastikan seluruh toilet di rest area tidak dipungut biaya atau gratis,” ujar VP Communication PT Jasa Marga, Dwimawan Heru dalam keterangan tertulis yang diterima Infonitas.com, Rabu (23/5/2018). 

Selain itu, untuk memastikan arus kendaraan di dalam rest area terdistribusi dengan baik, Heru mengatakan akan ada sistem zoning atau manajemen lalu lintas di dalam rest area.

Nantinya, akan dibuat jalur khusus antara kendaraan yang ingin mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM), menuju toilet, atau tempat makan agar arus lalin terdistribusi dengan baik. 

“Jasa Marga juga mengoptimalisasi kapasitas parkir di rest area dengan tidak menambah area komersial di area parkir,” lanjutnya. 

Begitu juga upaya mendistribusikan kendaraan di dalam rest area, sudah ada tambahan CCTV untuk keperluan pemantauan kondisi lalu lintas. Ini akan tersambung dengan JM Care

“Apabila terjadi kepadatan di dalam rest area tertentu akan dialihkan ke rest area berikutnya dan diinfokan kepada pengguna jalan tol melalui Variable Message Sign (VMS),” lanjut dia. 

Tidak hanya itu, Jasa Marga juga memastikan kesiapan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan kecukupan BBM bagi para pemudik dengan menambah kios BBM atau SPBU portable yang bekerjasama dengan Pertamina.

Dalam upaya pemenuhan Standar Pelayanan Minimum (SPM) di  rest area, Jasa Marga mewajibkan para pemilik tempat penjualan makanan dan minuman untuk memberikan informasi terkait harga dan minuman yang dijual. “Ini guna menghindari pedagang yang tembak harga. Jadi, sama-sama nyaman,” tutupnya. 

Baca Juga

Berikan Komentar Anda