Jakarta > Ekonomi Bisnis

Jadi Dirut Garuda Indonesia, Ari Askhara Fokus Benahi Keuangan

Kamis, 13 September 2018 17:34 WIB
Editor : Fauzi | Reporter : Yatti Febriningsih

Garuda Indonesia
RUPS Luar Biasa Garuda Indonesia yang mengumumkan pergantian Dirut Garuda Indonesia.
Foto : istimewa

Share this








Selain masalah keuangan Garuda Indonesia, Ari Askhara juga memperhatikan masalah kesejahteraan pegawai dan slot di Bandara Halim Perdahakusumah.

JAKARTA – Menteri BUMN Rini Soemarno mencopot Pahala Mansury dari jabatannya sebagai Dirut Garuda Indonesia. Sebagai gantinya, terpilih I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra atau yang akrab disapa Ari Askhara. 

Sebagai Dirut baru maskapai penerbangan nomer satu di Indonesia, Ari mengatakan akan berfokus menekan kerugian perseroan hingga di bawah USD 100 juta. Menurut dia, salah satu strategi yang akan dipakai adalah dengan menambah rute, agar tak kalah dari para pesaing.

"Enchance revenue, kami harus buat channel-channel baru, perubahan yang Garuda harus buat. Improve yang sudah ada, meneruskan yang sudah naik dengan mengurangi kerugian dan meningkatkan pendapatan," ujar Ari di Kompleks Perkantoran Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (12/9).

Selain itu, mantan Dirut Pelindo III ini menargetkan Garuda bisa mendapatkan slot di Bandar Udara Halim Perdanakusumah. Menurut dia, hal tersebut akan berdampak positif bagi perseroan. Tak hanya berkomitmen memperbaiki masalah keuangan perseroan, Ari berkomitmen lebih memperhatikan kesejahteraan karyawan. Isu ini memang sempat memanas beberapa waktu lalu. Dia mengatakan, bakal menjamin kesejahteraan karyawan meski gaji tak harus naik.

“Transformasi bagaimana membuat para pegawai happy, sehingga nanti membuat pelayanan Garuda Indonesia meningkat kepada pelanggan. Bagaimana kami membuat perubahan sehingga pegawai merasa di wongke (dimanusiakan) dan bahagia tanpa harus menaikkan remunerasi,” pungkas Ari Askhara.