-->
Jakarta > Ekonomi Bisnis

Habiskan Rp 35 Miliar untuk Buka Puasa, Ini Penjelasan Sandiaga Uno

Rabu, 16 Mei 2018 14:44 WIB
Editor : Ichwan Hasanudin | Reporter : Yatti Febriningsih

Sandiaga Uno
Sandiaga Uno
Foto : Rendy MR

Share this








Selama 20 hari di bulan Ramadan, Pemprov DKI Jakarta akan menggelar buka puasa bersama dan akan menelan dana hingga 35 miliar. Apa kata Sandiaga Uno?

JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemrov)  DKI Jakarta akan menggelar buka puasa bersama secara gratis selama 20 hari. Kegiatan ini disebut-sebut akan menelan dana hingga Rp 35 Milliar.  Jumlah itu tentunya menjadi banyak pertanyaan dari berbagai pihak. Sebab menghabiskan dana hingga puluhan miliar untuk menggelar buka puasa bersama dianggap tidak masuk akal.

Menanggapi hal itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menjelaskan dana sebesar itu akan digunakan untuk membeli nasi box yang akan diserahkan kepada masyarakat menengah bawah di setiap RW se-Jakarta.

Lanjutnya, jika setiap harinya disediakan 400 kotak makan untuk satu rukun warga (RW) dengan harga satu box Rp 20.000. Sementara jumlah RW yang akan menerima makanan buka puasa gratis terdapat 223 RW di lima wilayah DKI Jakarta.

“Jadi ada 223 RW yang setiap RW sekitar 400-500 masyarakatnya, dalam kategori menengah ke bawah, yang masih perlu kita berbagi,” katanya di Balaikota, Jakarta, Rabu (16/5/2018).

Sandi memastikan dana itu sama sekali tidak menggunakan APBD DKI. Kegiatan itu berlangsung atas kerja sama dengan Dompet Dhuafa dan Aksi Cepat Tanggap (ACT) untuk menggalangkan dana.

“Oleh karena itu kita menggandeng teman-teman dari Dompet Dhuafa dan teman-teman dari ACT untuk membantu karena mereka biasa mengelola partisipasi publik terhadap kegiatan kemanusiaan,” terangnya.

Selain dari kedua nama itu, Pemprov DKI Jakarta juga membuka kesempatan bagi pihak lain atau masyarakat yang ingin ikut berpartisipasi. “Rencananya kita akan galang lebih banyak partisipasi masyarakat,” harap Sandi.

Sebagai informasi, sebelumnya Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan bersama Dompet Dhuafa dan Aksi Cepat Tanggap (ACT) melakukan penandatanganan kerja sama untuk menjalankan program bagi-bagi makanan gratis saat buka puasa yang menyasar 223 RW di Jakarta.

Kegiatan itu dilakukan karena Pemprov DKI berharap ketimpangan warga Jakarta tidak lagi terjadi. Artinya disatu sisi lain warga bisa menikmati hidangan pembuka di restaurant sementara sebagian warga masih ada yang merasa kekurangan makan.

 

    -->