Rabu, 14 Februari 2018 11:12:00
Editor : Nurul Julaikah | Reporter : Yatti Febriningsih
Begini Cara PT Transjakarta Cegah Bus Terbakar
Bus yang dilengkapi fitur untuk masalah kebakaran
Foto : Yatti Febriningsih
 

JAKARTA - Tidak mau kejadian yang sama terulang, PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) terus berbenah. Perbaikan tersebut dari resiko bus terbakar.

Terkait hal ini, Direktur Utama PT Transjakarta Budi Kaliwomo menyebut sudah mempersiapkan antisipasi mutahir dalam mempersiapkan armada-armada barunya. Bahkan, Budi memboyong langsung awak media untuk melihat bagaimana pengerjaan pembutan bus di Karoserinya.

Dalam kesempatan ini, Budi memperlihatkan salah satu bus dengan tipe low entery yang sudah prototype yakni Metrotrans. Dimana bus yang didominasi warna oranye tersebut sudah dilengkapi fitur untuk masalah kebakaran.

Tombol tersebut berada di depan, berdekatan dengan stir pengemudi berwarna merah. Jika terjadi tanda kebakaran kata Budi, pengemudi bus bisa langsung inisiatif menekan tombol tersebut untuk mematikan arus listrik ketika percikan api terjadi.

“Ada short cut tinggal ditekan mati semua arusnya. Itu kalau ada kebakaran," kata Budi saat ditemui di karoseri Nusantara Gemilang, Kudus, Jawa Tengah, Selasa (14/2/2018).

Selain itu, untuk antisipasi kebakaran bus ini juga dikindungi dengan sterofoam anti bakar. Dimana kata Budi, selain tidak bisa terbakar strerofoam dengan ketebalan 40 millimeter ini juga berguna untuk menahan suhu panas di dalam bus.

Strerofoam ini tidak bisa terbakar. Fungsinya untuk menahan panas didalam bus seperti cahaya matahari dan lain-lain. Strerofoam ini juga bisa mengurangi kebisingan seperti saat hujan tidak akan terlalu terdengar. Ini bisa tahan hingga 15 tahun,” jelas Budi.

Baca Juga

Berikan Komentar Anda