Jakarta > Ekonomi Bisnis

Bandara Soetta Tergiur Bus Listrik Anak Bangsa

Senin, 14 Mei 2018 17:10 WIB
Editor : Ichwan Hasanudin | Reporter : Yatti Febriningsih

bus listrik
Bus listrik karya anak bangsa.
Foto : Yatti Febriningsih

Share this








Gaung bus listrik karya anak bangsa mendapat perhatian khusus dari pihak Angkasa Pura selaku pengelola Bandara Soekarno Hatta (Soetta).

JAKARTA - Gaung bus listrik akan hadir di Jakarta sebentar lagi sepertinya akan segera terwujud. Ini seiring dengan hadirnya bus listrik karya anak bangsa yang diproduksi oleh PT. Mobil Anak Bangsa (MBA). Uniknya bus ini justu diincar untuk dioperasikan di Bandara Sorkarno Hatta (Soetta).

“Waktu itu angkasa pura yang minta. Mereka pengen liat dan ternyata kita bisa gitu. Sudah pernah kita bawa ke bandara yah dulu. Tapi kalau untuk di bandara, mereka punya regulasi tambahannya sendiri,” ujar Prabowo Karto Laksono, selaku GM Bisnis Development, di Jakarta, Senin (14/5/2018).

Namun, rencana ini ditambahkan pria yang akrab disapa Bowo itu belum akan direalisaikan dalam waktu dekat. Sebab, sebelum beroperasi resmi bus ini harus melalui tahapan dulu yang sesuai standar pengoperasian bus di Bandara Soetta.

“Secepatnya, tapi kita harus apply dulu yah. Tapi, kan mereka punya aturan sendiri yah. Aturan Angkasa Pura itu kan, regulasi untuk bandara ada sendiri. Kita harus memastikan bahwa kita lulus dulu, bisa diterima dulu oleh aturannya mereka baru. Tapi sih pembicaraan udah ada, dan kita udah demo juga di sana,” terangnya.

Selain untuk di bandara, Bowo menyampaikan bus ini juga sudah diminta untuk memeriahkan perhelatan ajang olahraga terbesar, Asian Games.

Namun, yang terpenting untuk pengoperasian bus ini sendiri disampaikan Bowo ialah adanya regulasi yang diberikan oleh pemerintah sebagai bentuk dukungan untuk bus listrik karya anak bangsa ini.

“Pemerintah sih sangat menyambut yah. Artinya inisiatif mobil dari anak bangsa. Cuma bisanya kan regulasi itu perlu waktu yah. Kan tujuannya tahun 2025 kan emisi gas buang itu kan harus bisa kita kurangi,” pungkasnya.