Rabu, 27 Desember 2017 20:21:00
Editor : Nurul Julaikah | Reporter : Yatti Febriningsih
Alasan PT Transjakarta Gunakan Bus Low Entry Untuk KA Bandara
PT Transjakarta saat gelar konferensi Pers di bilangan Sudirman
Foto : Yatti Febriningsih
 

JAKARTA - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menyiapkan sebanyak 15 unit bus low entry. Bus ini nantinya akan menjadi bus pengumpan bagi penumpang yang menggunakan layanan transportasi Kereta Api (KA) bandara Soekarno-Hatta.

"Besok kita akan ujicoba sebanyak 15 unit bus untuk dua rute yang telah diputuskan bersama," ujar Direktur Teknik dan Fasilitas PT Transportasi Jakarta (Transjakarta), Wijanarko saat ditemui di Stasiun KA Bandara, Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu (27/12/2017).

Wijanarko sendiri mengtakan sengaja memilih bus dengan konsep low entry karena beberapa pertimbangan. Salah satunya, konsep bus yang rendah dapat mempermudah pelanggan yang membawa barang seperti koper untuk naik ke atas bus.

"Konsep ini mengikuti kota-kota modern yang menggunakan bus berlantai rendah (Low Entry) untuk memudahkan penumpang yang diantar,” lanjutnya.

Untuk diketahui, bus ini sendiri akan melayani dua rute Transjakarta yang sudah disepakati dalam konfrensi pers yang dihadiri oleh Direktur Utama PT Railink Heru Kuswanto, Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek Bambang Prihartono, dan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansyah.

 

"Untuk tahap awal kita akan melayani dua rute yakni Stasiun Sudirman Baru (BNI City) - Hotel Indonesia – Sarinah -Bank Indonesia- Gambir – Istana Negara- Monas. Lalu rute kedua yakni Stasiun Sudirman Baru (BNI City) – Hotel Indonesia- Tosari – Dukuh Atas – Karet – Semanggi – Kuningan – Rasuna Said- Menteng," paparnya.

 

Sebagai Informasi, KA Bandara ini sendiri sudah mulai mengangkut penumpang sejak kemarin, Selasa (26/12). Kemudian Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan untuk meresmikan KA Bandara ini pada 2 Januari 2018 mendatang.

Baca Juga

Berikan Komentar Anda