Jakarta > Ekonomi Bisnis

Akhir Juni, Aplikasi Gadget Bisa Dijadikan Alat Pembayaran

Kamis, 18 Mei 2017 16:17 WIB
Editor : Nurul Julaikah | Sumber : DBS

Ilustrasi Gadget
Ilustrasi Gadget
Foto : istimewa

Share this








Di era serba digital sekarang ini, Bank DKI akan meluncurkan aplikasi gadget dan kartu uang elektronik untuk transaksi jual beli.

JAKARTA – Akhir Juni 2017, warga Ibu Kota Jakarta dapat mempergunakan aplikasi gadget untuk melakukan transaksi jual beli. Alat pembayaran tersebut dipergunakan untuk belanja di sejumlah merchant food&beveragemembayar parkir hingga naik Transjakarta.

Tak hanya aplikasi gadget, Bank DKI juga akan meluncurkan kartu uang elektronik untuk transaksi pembayaran.

“Kami tengah siapkan keduanya, peluncuran pertama Juni tahun ini. Ijinnya sudah dapat. Mudah-mudahan pas HUT Jakarta dua-duanya bisa diluncurkan. Secara teknis sudah siap,” jelas Dirut Bank DKI, Kresno Sediarsi di Gedung Prasada Sasana Karya, Jalan Suryo Pranoto, Petojo Utara, Gambir, Jakarta Pusat, Kemarin.

Kresno mengungkapkan, program layanan baru tersebut diambil lantara bank umum yang memiliki e-money based service masih bisa dihitung dengan jari. Sebelumnya, Bank DKI juga menjadi penyedia Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jak-Card yang bisa digunakan sebagai alat pembayaran.

“Kenapa kami ingin meluncurkan dua layanan itu? Karena kami ingin memberikan layanan sesuai kebutuhan nasabah. Secara teknis, kartu uang elektronik dan aplikasi gadget itu sudah tidak ada masalah,” imbuhnya.

Tak hanya itu, inovasi yang dilakukan Bank DKI untuk memanjakan nasabah juga berupa pembukaan kantor lanyanan baru  di Pasar Ujung Menteng, Pasar Cipete, Pasar Klender, dan Pasar Kramat Jati.

“Dengan begitu, maka total keseluruhan kantor layanan Bank DKI menjadi 234 kantor,” ujarnya.

Baca juga : Penikmat Kuliner di Kelapa Gading Bukanlah Warga Setempat