Jakarta > Ekonomi Bisnis

Info Komuter

Akhir Bulan Ini, Pemprov Launching TOD Dukuh Atas

Rabu, 17 Januari 2018 09:51 WIB
Editor : Nurul Julaikah | Reporter : Yatti Febriningsih

MRT Jakarta Kembangkan TOD
Lokakarya Penyusunan Masterplan dan Draft Panduan Rancang Kota (PRK) Kawasan TOD Dukuh Atas, Blok M – Sisingamangaraja dan koridor Jln. Fatmawati Raya dan Fatmawati. (Foto: mrtjakarta.com)
Foto : istimewa

Share this








Pada akhir bulan ini, Pemprov DKI Jakarta berencana launching Transit Oriented Development (TOD) di kawasan Dukuh Atas.

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemrov) DKI sudah mantap untuk membangun Transit Oriented Development (TOD) di kawasan Dukuh Atas. Bahkan, pencanangan sudah dijadwalkan untuk dikerjakan pada akhir Januari 2018.

“Transit Oriented Development (TOD) pertama di Dukuh Atas inisiasi daripada Pemrov kami nyatakan siap untuk diluncurkan, launching kira-kira akhir Januari. Kami sedang menunggu tanggal kemudian berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait,” ungkap Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno usai pertemuan dengan PT MRT Jakarta di Balai kota, Jakarta, Selasa (16/1/2017) sore.

Senada dengan Sandiaga, Direktur Utama PT MRT Jakarta William P. Sabandar juga mengamini hal tersebut. Keputusan pencanangan berdasarkan rapat koordinasi bersama Pemrov DKI Jakarta.

“Dukuh Atas itu pertama tadi kita rapat kordinasinya, dan tadi diputuskan bahwa pencanangan pembangunan TOD Dukuh Atas  itu TOD pertama MRT akan dilakukan pada 30 Januari,” katanya.

TOD di kawasann Dukuh Atas akan menjadi central. Karena, bertemunya beberapa moda transportasi lain seperti Kereta Api Indonesia (KAI), Kereta Rel Listrik (KRL), Kereta Bandara, Transjakarta, Kereta Cepat Light Rail Transit (LRT) dan lainnya.

Namun, saat ditanya terkait kesepakatan untuk bekerja sama membangun TOD dengan pihak-pihak tersebut, William tidak mau berkomentar banyak.

“Wah ini sebuah percakapan yang one on one, saya belum bisa pembicaran tentang interest bisnis itu kan dilakukan one on one. Kami berharap semua pihak pada saat groundbreaking ini sudah duduk bersama. Semua orang mau kawasannya bagus, karena programnya bagaimana kolaborasi dilakukan dengan pembagian peran dan tanggung jawab. Jadi ini adalah prinsipnya kolaborasi,” pungkasnya.