Jakarta Kota > Profil

Kepala SMAN 1 Jakarta Pentingkan Berbaur dengan Siswa

Selasa, 11 April 2017 11:35 WIB
Editor : Muhammad Saiful Hadi | Reporter : Wildan Kusuma

jakarta
Kepala SMA 1 Jakarta
Foto : Wildan Kusuma

Share this








Kepala SMAN 1 Jakarta lebih mementingkan berbaur dengan para siswa agar menumbuhkan kedekatan emosional di antara dirinya dan siswa.

SAWAH BESAR - Kepala sekolah merupakan salah satu tokoh yang disegani untuk para siswa. Namun, SMAN 1 Jakarta punya Kepala sekolah yang berbeda dari yang lainnya. Siapa? Mas Ayu Yuliana namanya.

Mas Ayu menjabat sebagai kepala sekolah SMAN 1 Jakarta sejak pertengahan 2015 silam. Selama ia menjabat, ia lebih mementingkan berbaur dengan para siswa agar menumbuhkan kedekatan emosional di antara dirinya dan siswa.

"Mengenal dan berbaur dengan siswa itu perlu. Kalau mereka sudah merasa dekat, siswa akan mudah diberi pemahaman. Ini harus tercipta di setiap sekolah, saya lakukan ini agar pemahaman yang disampaikan bisa mudah dicerna siswa," ujar Mas Ayu kepada infonitas.com di SMAN 1 Jakarta, Senin (10/4/2017).

Kepala sekolah yang juga menjadi guru Bahasa Inggris itu mengatakan, metodenya bisa membuat motivasi kepada siswa untuk meraih prestasi baik akademik mau pun non akademik.

Selain itu, dengan mendekatkan diri kepada siswa, dirinya yakin bahwa bisa meredam tawuran antar perlajar. Terbukti, sejak ia menjabat sebagai kepala sekolah, siswanya tidak terdengar terlibat tawuran.

Baca juga : GT Karang Tengah Dihapus, Siswa di Tangerang Telat UNBK

"Kalau dekat dengan siswa, tinggal kasih pemahaman kepada mereka, untuk tawuran. Kalau mau tawuran cari lawan yang sepadan, kan SMAN 1 Jakarta, lawannya ya SMA 1 Tokyo, jadi jelas kalau menang dapat hadiah. Tawuran itu kan persoalan gengsi, soal apa yang diperebutkan, dan soal eksistensi. Kalau mau tawuran ya tawuran yang bergengsi," katanya.

Ia menambahkan soal kriteria guru yang baik bagi siswa. Menurutnya, guru itu harus bisa menjadi aktor yang baik, agar siswa tidak jenuh saat di kelas.

"Kriteria pertama ya guru yang baik, harus pintar, dalam penguasaan materi. Jadi kalo pintar pasti menarik di kelas. Kedua, guru harus bisa banyak peran, seperti seorang entertainer. Kalau gitu-gitu aja ya siswanya akan bosan. Harus pintar dan menarik," kata Kepala Sekolah yang juga alumni SMAN 1 Jakarta ini.

Terakhir, Mas Ayu menjelaskan cara mengajar agar siswanya nyaman dalam kelas. "Mengajar harus pake cinta dan kasih. Kan ada pengajar gak pake kasih, misalnya ada siswa yg ngantuk, harusnya kita cari tau siswa itu kenapa ngantuknya. Jangan hanya marah, kan guru biasanya marah dan marah aja," pungkasnya.