Jakarta Kota > Laporan Utama

Pasca Vonis Ahok

Sudah Ada Larangan, Ahokers Kompak Tetap Kirim Bunga

Selasa, 16 Mei 2017 17:00 WIB
Editor : Denisa Tristianty | Reporter : Yatti Febriningsih

Kelompok Gereja Nehemia sebagai Ahoker di Balai Kota, Selasa (16/5/2017).
Kelompok Gereja Nehemia sebagai Ahoker di Balai Kota, Selasa (16/5/2017).
Foto : Yatti Febriningsih

Share this








Plt Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat sudah memberikan larangan, namun Ahoker masih mengirimkan bunga ke Balai Kota DKI.

GAMBIR - Setelah mendapat imbauan Plt Gubernur DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat, Balai Kota DKI sudah bersih dari kiriman karangan bunga, sejak Minggu (14/5/2017). Tapi, sampai hari ini masih ada saja masyarakat yang tetap mengirimkan bunga ke Balai Kota DKI.

"Kami sebenarnya tujuannya city tour mulai dari ke Kalijodo terus ke Kota Tua, dan kami memang sudah niat untuk singgah di Balai Kota. Jadi sudah kami persiapka bunganya," ujar Ketua Kelompok Gereja Nehemia,Lebak Bulus Nunuk saat ditemui Infonitas.com di Balai Kota Jakarta, Selasa (16/5/2017).

Meski turut mengirimkan bunga, bentuk karangan bunga yang dibawa Nunuk ternyata cukup berbeda. Nunuk tidak membawa bunga dengan papan besar. Ia hanya membawa karangan bunga dalam sebuah pot mini.

Baca : Sudin PE Jaksel Lakukan Pembinaan IKM

"Jadi bunga ini memang kami buat sendiri. Jadi, ada anggota kami yang memang kreatif, kami buat sendiri. Dia membuat bunga itu selama satu minggu," ujar dia.

Bunga , bagi Nunuk tak hanya sebatas bunga biasa. Ia menyatakan bunga itu merupakan simbol, tanda dukungan moril untuk Ahok.

"Sebenarnya ini bukan untuk masalah Pak Ahok saja, tapi ini juga untuk NKRI. Jadi kami menunjukkan dengan merah putih ini. Kami menunjukkan sengat toleransi meskipun berbeda-beda," kata dia.