Jakarta Kota > Laporan Utama

Pasca Vonis Ahok

Pendukung Ahok Merahkan Balai Kota

Kamis, 11 Mei 2017 12:08 WIB
Editor : Dany Putra | Reporter : Adresau Sipayung

Pendukung Ahok di Balai Kota
Pendukung Ahok di Balai Kota
Foto : Adresau Sipayung

Share this








Para pendukung dan relawan Ahook menyanyikan lagu-lagu kebangsaan sebagai bentuk protes atas vonis yang diterima Ahok.

JAKARTA – Dukungan dari relawan dan pendukung setia Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok terus mengalir tanpa henti. Para relawan dan pendukung rela menghabiskan libur mereka hanya untuk memberikan dukungan moril kepada Ahok, di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (11/5/2017). 

Salah satu pendukung Ahok, Raden(77) warga Jakarta Timur memimpin teman-temannya menlantunkan berbagai lagu kebangsaan mulai dari Indonesia Raya, Maju Tak Gentar, dan Halo-Halo Bandung.

Seruan bebaskan Ahok ini pun sembari mengalir bersamaan lagu kebangsaan. "Bebaskan Ahok, Selamat Ahok, bapak Ahok tidak bersalah. Dia orangnya baik," seru para pendukungnya.

Para pendukungnya sangat membara-bara menyerukan lagunya itu. Bahkan, mereka turut mengepalkan tangannya mengisyratkan berperang menghalau ketidakadilan.

Seusai itu, Raden pendukung Ahok ini pun menyampaikan pendapatnya atas hukum yang pincang di tanah air. Dia menyayangkan tindakan setiap penegak hukum yang mencurangi Ahok.

Baca Juga : 4 Titik Tubuh yang Mampu Tekan Nafsu Makan

"Penegak hukum kurang adil, kenapa tuntutan dari 1 tahun, jadi diputuskan penjara 2 tahun. Pak Ahok orang baik, jujur dan tidak korupsi. Sebetulnya, dia tak dosa dan maling. Itu cuma trik-trik politik. Tetap junjung prinsip Bhineka Tunggal," seru Raden.

Hal senada pula diungkap Anino (38), warga Jakarta Selatan. Dengan tegas dirinya menentang putusan vonis dua tahun yang diberikan hakim kepada Ahok. Menurutnya, semua pendukung Ahok turut merasakan hukuman yang berat sebelah.

"Ini inisiatif sendiri, untuk membantu keadilan kepada pak Ahok. Ini bentuk solidaritas. Kita akan memerangi kepincangan dan ketidakseimbangan hukum di Indonesia," cetusnya.

Selain itu, para pendukung pun turut memajang spanduk 'Bebaskan Ahok' dan spanduk besar dengan 3 bahasa, seperti, Indonesia, Cina serta Inggris 'Cintailah Indonesiaku dan Cintailah Bangsaku'. Para pendukung ini juga berfoto-foto dengan spanduk itu.

Seperti diketahui, majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara (PN Jakut) menjatuhkan putusan dua tahun penjara ke Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Dalam amar putusan, Ahok terbukti melanggar Pasal 156a tentang Penistaan Terhadap Agama.

Sebelumnya, Ahok ditempatkan di lapas Cipinang, Jakarta Timur, usai vonis dijatuhkan. Namun, Gubernur DKI Jakarta tersebut dipindahkan ke Mako Brimob pada Rabu dini hari tadi.