Jakarta Kota > Laporan Utama

Realita Pejuang Jakarta

Keluhan Petugas PPSU Menanti Gaji dan THR

Jumat, 16 Juni 2017 14:29 WIB
Editor : Dany Putra | Reporter : Yatti Febriningsih

Petugas PPSU
Petugas PPSU
Foto : istimewa

Share this








Petugas PPSU mengaku belum menerima gaji dan THR di bulan ini, sehingga mereka kesulitan untuk mempersiapkan keperluan menyambut Lebaran.

JAKARTA – Pasukan oranye saat ini dianggap sebagai pahlawan Jakarta karena kinerjanya menjaga kebersihan Ibu Kota patut diacungi jempol. Namun, hal itu tidak sejalan dengan apa yang di dapat oleh Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU). Penyebabnya tak lain dari masalah upah yang di dapat.

Beberapa Petugas PPSU yang berhasil diwawancarai infonitas.com mengaku belum menerima Tunjangan Hari Raya (THR) hingga detik ini. Padahal, mereka membutuhkan uang untuk memenuhi kebutuhan menyambut Idul Fitri. Mirisnya, beberapa Petugas PPSU bahkan mengeluh belum mendapatkan gaji rutin mereka yang bisanya diterima setiap tanggal lima tiap bulannnya.

“Iya (belum dapat gaji). Totalnya ada 11 orang yang belum dapat gaji. Kalau nggak salah PPSU-nya ada empat orang terus ada yang bagian taman juga setahu saya,” kata Pertugas PPSU berusia 37 tahun di kawasan Jalan Medan Merdeka Barat yang tidak ingin disebutkan namanya ini.

Sebut saja namanya Komar, dia takut jika berbicara kepada media dan dibaca atasannya maka sudah pasti akan kehilangan pekerjaannya sebagai PPSU. “Jangan tulis nama saya ya, nanti kalau atasan tahu saya bisa dipecat,” imbuhnya.

Lalu Komar melanjutkan, keterlambatan gaji dan THR baru kali ini terjadi kepada mereka. Saat ditanya lebih lanjut terkait alasan kenapa belum mendapat gaji, komar tidak mendapatkan alasan yang jelas dari atasannya..

“Saya juga nggak tahu alasanya, biasanya sih lancar,  Sedih sih sedih karena kita yang namanaya punya keluarga buat makan dan lain-lain, apalagi kita kan rumahnya ngontrak, terus motor masih nyicil,” ceritanya.

Komar mengaku sudah dua minggu belum mendapatkan gaji dan sampai saat ini dirinya juga belum mendapat kepastian kapan akan gajian. Ayah dua anak ini hanya bisa pasrah menanti gaji dan THRnya yang berjumlah Rp 3,3 juta itu.

“Kecewa sih nggak, cuma kita kayak kaget aja kok begini. Sampai sekarang janji sih belum, Ini juga masih nunggu karena dari sana kan katanya masih loading, yaudah kita mau apalagi,” tandasnya.