Jakarta Kota > Laporan Utama

Ini Isi Pertemuan DPRD DKI dan Penghuni SMP 22 Pinangsia Kota Tua

Jumat, 11 Agustus 2017 11:29 WIB
Editor : Dany Putra | Reporter : Yatti Febriningsih

SMP 22 Jalan Jembatan Batu, RT 02/05, Nomor 74, Kelurahan Pinangsia, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat.
SMP 22 Jalan Jembatan Batu, RT 02/05, Nomor 74, Kelurahan Pinangsia, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat.
Foto : Yatti Febriningsih

Share this








DPRD DKI akan membawa permasalahan yang ada di SMP 22 kedalam rapat internal.

JAKARTA – Ketua RT 02/05 Kelurahan Pinangsia, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat, Barsel Silalahi mengatakan, kedatangan anggota DPRD DKI Komisi E, Pemkot Jakarta Barat, dan Dinas Pendidikan, di  Sekolah Menengah Pertama (SMP) 22 Jalan Jembatan Batu, Nomor 74, Kelurahan Pinangsia, dalam rangka menggelar pertemuan dengan keluarga yang tinggal di SMP tersebut.

Dia melanjutkan, dalam pertemuan tersebut DPRD beserta jajaran yang turut hadir akan membawa permasalahan yang ada di SMP 22 kedalam rapat internal DPRD DKI. “Ada 28 Kartu Keluarga (KK) yang ikut pertemuan. Mereka hanya mau meninjau lokasi saja dan akan membawa ke rapat internal mereka,” ucapnya.

Dia melanjutkan, warga yang tinggal di SMP 22 sudah ada dari tahun 1958. Namun, hanya orang-orang tertentu yang bisa tinggal di dalam sekolah tersebut, seperti pensiunan guru, pegawai tata usaha, atau penjaga sekolah setempat.

Barsel melanjutkan, sebelumnya ada enam sekolah di dalam kawasan seluas 3.853 meter persegi itu. “Tadinya selain SMPN 22 dan SD 06, ada juga SDN 07, SMPN 33, SMPN 55, dan SMAN 18," katanya.

Karena ada program renovasi, kegiatan belajar-mengajar siswa SMPN 22 saat ini dipindahkan ke SMP 54, Glodok, Tamansari Jakarta Barat. Sementara siswa SD 04 dipindahkan ke SD 11, Mangga Besar, Jakarta Barat.

Terkait rencana renovasi, Pemprov DKI meminta warga yang ada di SMP 22 untuk meninggalkan area disekitar sekolah karena akan dilakukan renovasi dan dianggap mengganggu proses belajar mengajar. 

Sementara itu, proses belajar mengajar di kedua sekolah ini sudah tidak berfungsi lagi sejak lima bulan yang lalu. Pasalnya, kegiatan belajar mengajar siswa SMPN 22 sementara dipindahkan ke SMP 54, Glodok, Tamansari Jakarta Barat dan SD 06 dipindahkan ke SD 11, Mangga Besar, Jakarta Barat.