Jakarta Kota > Laporan Utama

Djarot Minta Satpol PP Tindak Tegas Pelanggar Trotoar

Selasa, 05 September 2017 10:02 WIB
Editor : Muhammad Saiful Hadi | Reporter : Yatti Febriningsih

Ilustrasi pelanggar trotoar.
Ilustrasi pelanggar trotoar.
Foto : istimewa

Share this








Djarot meminta untuk menindak tegas pelanggar dalam perpanjangan Bulan Tertib Trotoar di bulan September 2017.

JAKARTA - Gubenur DKI Jakarta, Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat memutuskan untuk memperpanjang Bulan Tertib Trotoar (BTT).    Kedepannya, Djarot meminta untuk menindak tegas pelanggar dalam perpanjangan BTT di bulan September 2017.

"Sebulan berarti sudah cukup, nah sekarang tinggal penegakannya. Kalo sudah sosialisasi satu bulan, mereka tentunya sudah tahu dong, sudah tahu tetap melanggar, ya ditindak. Disitu ada sanksinya, bisa bayar denda atau dikurung, masuk dalam Tipiring (Tindak Pidana Ringan)," beber Djarot di Balai Kota Jakarta, Selasa (5/9/2017).

Terkait hal ini, Djarot mengatakan sudah berkoordinasi dengan pihak Kesatuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Sebelumnya Djarot menyebut jika selama masa sosialisasi sudah diteraokan beberapa sanksi sebagai efek bagi para pelanggar trotoar tersebut.

"Jadi memang saya sudah panggil Pak Yani Satpol PP, bulan September ini kalau ada, tindak. Kemarin masih imbauan. Sampaikan, saya minta KTP-nya dicatat. Kalo sampe dua kali dan kalau dia warga Jakarta, kita lihat apakah dia penerima KJP atau dia penerima BPJS Kesehatan, KJS, kasih sanksi bisa kita cabut," lanjutnya.

Lebih lanjut, Djarot mengatakan jika hal ini ditujukan sebagai pendidikan untuk melatih mentak masyarakat khsusunya di Jakarta. Oleh karenanya, dalam perpanjangan BTT ini mantan Wali Kota Blitar tersebut berharap kesadaran masyarakat akan fungsi trotoar yang sebenarnya bisa tercapai.

"Tetep kita sampe dengan bulan September ini. Kalau sudah terbiasa, mereka terbiasa, ya sudah nggak perlu lagi karena mereka sudah mulai sadar tentang tertib trotoar," tukasnya.