Jakarta Kota > Laporan Utama

Bolos Pasca Cuti Bersama Idul Fitri, PNS DKI Akan Kehilangan TKD

Senin, 19 Juni 2017 11:14 WIB
Editor : Muhammad Saiful Hadi | Reporter : Yatti Febriningsih

Ilustrasi PNS.
Ilustrasi PNS.
Foto : istimewa

Share this








Djarot Syaiful Hidayat akan menindak tegas PNS yang bolos pasca cuti bersama hari Raya Idul Fitri, dengan tidak memberikan Tunjangan Kerja Daerah (TKD).

JAKARTA – Djarot Syaiful Hidayat meminta agar Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintah Provinsi (Pemrov) DKI Jakarta tidak boleh telat masuk kembali sesuai jadwal yang telah ditentukan yaitu tanggal 3 Juni. Djarit menegaskan akan memberi sanksi tefas bagi para pegawai yang melanggar aturan tersebut.

"Ketika sudah masuk pegawai pemprov DKI harus on time tidak boleh bolos. Kalau sampai bolos Tunjangan Kerja Daerah (TKD) nggak kita bayar. Terlalu panjang cutinya ya, panjang banget," tegas Djarot saat ditemui di Balai Kota Jakarta, Senin (19/6/2017).

Presiden Joko Widodo menetapkan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri selama 10 hari mulai tanggal 23 Mei - 30 Juni 2017 mendatang. Gubernur DKI Jakarta, Djarot Syaiful Hidayat sangat mengapresiasi penetapan waktu libur ini.

"Yah bagus toh, artinya semakin panjang dan mudiknya semakin cepet. Supaya roda perekonomian di daerah juga cepat untuk bergerak, serta mengurai kemacetan, jangan sampai numpuk seperti dulu," ujar Djarot.