Features

Pembunuh Nenek Stress Didatangi Arwah Korban

Rabu, 11 Januari 2017 17:10:00
Editor : Dany Putra | Reporter :

Solehudin alias Joko (34) pelaku pembunuhan nenek Sumarminah dibekuk polisi.
Solehudin alias Joko (34) pelaku pembunuhan nenek Sumarminah dibekuk polisi.

Share this








Dengan serangkaian peristiwa mengerikan yang dialami Joko, dirinya mengaku sangat menyesali perbuatannya tersebut.

DEPOK – Pelaku penculikan, pemerkosaan, dan pembunuhan nenek Sumarminah (65), yakni Solehudin alias Joko (34) tak bisa hidup dengan tenang. Bukan karena kini setiap harinya hidup di balik jeruji besi, tapi sosok korban selalu muncul dihadapannya.

Diakui Joko ia pernah didatangi arwah korban di kediamannya. Kedatangan arwah adalah hari ketiga usai Joko menghabisi nyawa nenek Sumarminah.

"Ketika itu saya sedang tidur di kontrakan di Cinangneng, Bogor. Sekitar jam setengah satu malam. Dia datang dan hanya diam saja depan saya," kata Joko di Mapolresta Depok, Rabu (11/1/2017).

Saat melihat arwah sang nenek, Joko hanya terdiam. Penampakan nenek itu tak berlangsung lama. Setelah itu dia langsung menghilang. "Saya sempat kaget," imbuhnya.

Sebelum didatangi arwah korban, Joko juga sempat mengalami peristiwa menyeramkan lainnya. Pada malam pertama usai membunuh dia kedatangan ayam yang sekujur tubuh hingga mata berwana hitam di kontrakannya.

Dengan serangkaian peristiwa mengerikan yang dialami Joko, dirinya mengaku sangat menyesali perbuatannya tersebut. Dia mengaku merasa kasihan dengan Sumarminah namun dia juga merasa kesal karena terus ditagih hutang oleh rentenir. "Ya nggak tega juga karena sudah tua si ibu. Tapi saya kesal jadi khilaf," ucapnya.

Pra Rekonstruksi

Dalam pra rekonstruksi yang dilakukan di Studio Alam TVRI, Sukmajaya, Selasa (10/1/2017), pelaku Joko menjalani 13 adegan. Mulai dari pertemuan tersangka dengan korban di kontrakan milik tersangka kawasan, Cinangneng, Parung Bogor.

Kemudian dalam kontrakan mereka mengobrol. Lantas korban menyerahkan isi dompet serta handphone miliknya kepada tersangka.

Setelah itu mereka pergi ke kawasan Gunung Kapur Kampung Bulak RT 01/10, Desa Leuweung Kolot, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Ditempat itu tersangka dengan korban menjalankan berbagai macam ritual. Mereka juga sempat melakukan hubungan layaknya suami-istri yang disebutnya bagian dari ritual. "Bagian dari ritual untuk mendatangkan rejeki," katanya.

Setelah melakukan hubungan badan, tersangka menanyakan hutangnya kepada korban. Namun jawaban dari korban membuat tersangka kesal.

Tersangka kemudiam memukul korban berkali-kali menggunakan sebatang kayu hingga tewas. Tak hanya itu, tersangka juga menyeret korban ke tempat yang sep dan menutup tubuh korban dengan ranting pohon.

Dalam pra rekonstruki terungkap  tersangka Joko berniat membakar seluruh pakaian yang dikenakan korban.

Namun, niat itu dibatalkannya karena ketika hendak membuka baju milik korban, tersangka mendengar suara-suara aneh di sekitar lokasi kejadian.

Namun, dalam perjalanan tersangka berfikir untuk menghilangkan jejak sadisnya. Tersangka kemudian kembali ketempat tersebut untuk membakar pakaian yang dikenakan korban.