Rabu, 21 November 2018 13:15:00
Editor : Oktaviani | Reporter : Alfi Dinilhaq
Trip Pulau Pari Medsos Travel.
Trip Pulau Pari Medsos Travel.
Foto : istimewa
 

SERPONG - Info trip tentu tidak akan bisa sampai ke tangan masyarakat tanpa media pemasaran. Berbagai cara dilakukan oleh tour & travel untuk memasarkan produknya. Perkembangan dunia digital yang semakin pesat membuatn masyarakat tak bisa jauh dari pemakaina gadget, terutama media sosial. Hampir semua orang kini memiliki media sosial baik itu Instagram, Facebook, Twitter dan lainnya.

Maka tak heran media sosial, menjadi salah satu cara yang digunakan oleh para pebisnis tour & travel untuk memasarkan produknya. Seperti yang dilakukan Medsos Travel. Yonda Hartanto, Pemilik Medsos Travel mengatakan pihaknya memasarkan trip yang akan dijalankan melalui media sosial, terutama di Instagram.

“Media sosial memang menjadi strategi pemasaran utama, karena di Instagram kita sudah memiliki banyak follower dan banyak akun promosi. Di banding iklan atau paid promote di akun lain, menggunakan akun media promosi sendiri lebih worth it,” jelasnya.

Tak heran, bahwa Medsos Travel 100 persen hanya melakukan pemasaran melaui media sosial saja. Seperti akun promo Medsos Travel yaitu @tourmurahh yang memiliki follower 24.2 K dan akun @tempat2indah yang memiliki follower sebanyak 49,6 K.

Sementara itu, My Permata Wisata juga melalukan hal serupa yaitu memasarkan produknya melalui media sosial, seperti Instagram, WhastsApp, Facebook, dan Twitter. Kemudian juga menggunakan Goodle Ads. Selain itu, My Permata Wisata juga menggunakan website e-commerce seperti Kaskus, Backpacker Indonesia, Tokopedia, Bukalapak, dan Triptrus.

“Alasan kita menggunakan media sosial karena setiap orang saat ini sudah menggunakan handphone dan pasti menggunakan media sosial. Sekitar 80 orang yang ikut trip mengetahui trip dari media sosial. Sangat efektif dan juga menambah iklan berbayar di Facebook dan Instagram,” papar Hendy Raditya, Pemilik My Permata Wisata.

Hal senada juga diungkapkan oleh Nur Indah Fadhila, Pemilik Travel Repeat. Ia menjelaskan bahwa pemasaran yang dilakukan menggunaka media sosial seperti Instagram dan Facebook sangat efektif dan efisien.

“80 persen orang yang ikut trip memang mengetahui dari media sosial dan banyak juga yang dari mulut ke mulut. Oleh karena itu, setiap peserta trip dilayani dengan baik sehingga berkesan dan juga menjadi media promosi kita,” pungkasnya. 

 

Baca Juga

Berikan Komentar Anda