Senin, 02 Juli 2018 15:45:00
Editor : Ichwan Hasanudin | Reporter : Ichwan Hasanudin
Nilai lebih ruang kerja bersama
Nilai lebih ruang kerja bersama
Foto : Reggy Prawoso
 

PURI - Kemunculan coworking space memberi ruang bagi para pebisnis muda untuk berani memulai usaha. Fasilitas yang ditawarkan oleh ruang kerja bersama ini terbilang cukup memanjakan. Ruangan yang nyaman, jaringan internet yang cepat dan kadang dilengkapi kafe. Namun, segala fasilitas itu memang sudah seharusnya ada, untuk memberi kenyamanan pelanggannya.

Seperti KEDASI yang menawarkan konsep suasana rumah. Di bagian dalam ada ornamen tokoh pewayangan dan di sisi depan tersedia tempat yang terbuat dari bambu. “Supaya mereka bisa dapat suasana bekerja yang berbeda dari tempat lain,” kata Ivan Podiman, Founder sekaligus Managing Director KEDASI.

Selain paket harga yang bisa dipilih sesusai kebutuhan, KEDASI menyediakan ruangan bagi pengguna yang bisa digunakan sebagai tempat istrahat. “Kalau mereka ngantuk atau ingin istirahat, ruang games biasa digunakan juga untuk tidur siang,” terang Ivan. Bagi startup yang membutuhkan waktu panjang, KEDASI memberikan sistem membership yang disertai access card untuk bisa datang kapan saja.

Begitu pula dengan BACKSPACE. Coworking space yang mengusung konsep desain modern ini dapat dikatakan yang pertama di kawasan Puri Indah. BACKSPACE bisa menjadi tempat yang nyaman bagi startup, pebisnis dan mahasiswa. sesuai target pelanggannya yakni usia mulai 18 hingga sekitar 40 tahun. Nilai lebihnya, coworking space ini lokasinya berada di pusat perbelanjaan mewah Lippo Mall Puri.

Nilai lebih sebuah coworking space bukan hanya dilihat dari ruangan yang nyaman dan harga terjangkau saja. Pengamat Ekonomi Bisnis Universitas Prasetiya Mulya Yohanes B Kadarusman mengatakan nilai lebihnya ada pada siapa pengggunanya, apa aktivitasnya, dan social life apa yang ditawarkan. “Itu yang harus di-create di coworking space,” katanya.

Pada prinsipnya, coworking space harus fleksibel dan affordable (terjangkau) bagi pelanggannya. “Secara bisnis, coworking space tidak bisa mengejar profit tinggi. Mereka harus affordable terjangkau, sehingga margin-nya kecil dan break event point (BEP) bisa lama juga,” katanya. Pemilik coworking space harus pintar meramu paket yang dibutuhkan, menawarkan layanan atau servis lainnya, bukan hanya sekadar menawarkan tempat.

 

Baca Juga

Berikan Komentar Anda