Features

Kisah Brutal Geng Motor di Depok

Senin, 21 November 2016 11:00:00
Editor : Naufal | Reporter : Apriyadi Hidayat

Ilustrasi Geng Motor
Ilustrasi Geng Motor

Share this





Geng motor di Depok semakin beringas mereka tidak segan-segan membacok dan menyiram dengan air keras kepada korbannya yang melakukan perlawanan.

DEPOK – Geng motor di Depok kembali bikin onar. Tak tanggung-tanggung, dalam aksi itu geng motor membabi buta melukai korban dengan senjata tajam dan air keras. Bukan itu saja, kawanan yang berjumlah banyak juga merampas ponsel korban.

Peristiwa itu terjadi akhir pekan lalu. Warga Jalan Warujaya, RT 07 / RW 22 Sugutamu, Mekarjaya, Sukmajaya yang sedang nongkrong diserang kelompok geng motor yang tak dikenal.

Kebrutalan geng motor tersebut tidak hanya merusak etalase dan merampas barang-barang korban. Bahkan, mereka pun berani melukai dua orang di TKP menggunakan senjata tajam dan air keras.

Berdasarkan penuturan salah satu korban, Royadi Kodik (47), kejadian tersebut diketahui sekitar pukul 02:30 WIB dinihari. Royadi yang juga pemilik pangkalan gas di sekitar TKP, sedang tertidur di kamar. Kemudian mendengar teriakan histeris istri Tati Lisdiawati (47) karena melihat sekelompok orang menyerang teman-teman anaknya yang sedang nongkrong di depan rumahnya.

"Saya langsung bangun dan melihat teman anak saya yang sedang nongkrong di teras depan rumah diserang segerombolan remaja bersenjata tajam," jelas dia.

 

Kalah Jumlah

Royadi kemudian menghampiri para pelaku. Namun, berjarak beberapa meter ternyata rekan pelaku sudah membariskan motor hingga menutup jalan.

"Saya mengejar pelaku sambil membawa samurai untuk menyelamatkan anak dan keponakan, karena kalah jumlah, mereka ada sekitar 30 orang, saya langsung dibacok bahkan disiram air keras juga hingga sekujur tubuh dan kepala terluka," ucap Royadi.

Tidak hanya Royadi, teman anaknya, Zakaria yang juga menjadi korban kebrutalan geng motor tersebut. Pria berusia 18 tahun itu disabet celurit di jari kaki kanan.

"Sebelumnya para pelaku bermotor ini telah menyisir di dekat kantor kelurahan Mekar Jaya, lalu merampas tiga HP milik remaja yang sedang nongkrong. Lalu dua hp lagi milik anak dan teman anak saya yang hanya berjarak 10 meter dari lokasi," ungkapnya.

Akibat serangan para pelaku tersebut, Royadi harus menerima luka bacok di bagian kepala, tangan kiri dan kanan, pundak, punggung, serta siram air keras di kaki paha kanan.

"Padahal saat ada penyerangan banyak warga para pedagang banyak melihat, karena takut semuanya mengacungkan senjata tajam jadi tidak berani. Hingga saya dibacok pelaku tidak ada yang membantu," terangnya.

 

Dibekuk

Pasca terjadinya serangan geng motor terhadap warga di Kampung Sugutamu, Mekarjaya, Sukmajaya, Kota Depok, pihak polisi menciduk lima orang tersangka geng motor. Selain itu, petugas juga mengamankan barang bukti berupa senjata tajam, air keras, dan berbagai macam benda yang diduga jimat.

Kapolsek Sukmajaya Kompol Supriyadi menjelaskan, kelima pelaku yang membacok korban, yakni DC (18),PAR (18) ,FAT (17), MTR (16) dan K (15). "Kelima pelaku yang diamankan rata-rata masih berusia remaja, berikut barang bukti berupa tiga senjata tajam celurit," kata Kapolsek.

Saat ini, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengejar pelaku lainnya. "Pelaku ini sudah menyebar informasi bakal menyerang anak-anak Sugutamu beredar di Facebook. Untuk itu kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mencari keterkaitan pelaku lain.

Akibat perbuatannya para tersangka dikenakan pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dengan ancaman 7 tahun.





Features

Kisah Brutal Geng Motor di Depok

Jumat, 18 November 2016 17:18:16
Editor : Dany Putra | Reporter : Apriyadi Hidayat

ilustrasi geng motor
ilustrasi geng motor

Share this





Geng motor di Depok semakin beringas mereka tidak segan-segan membacok dan menyiram dengan air keras kepada korbannya yang melakukan perlawanan.

DEPOK – Geng motor di Depok kembali bikin onar. Tak tanggung-tanggung, dalam aksi itu geng motor membabi buta melukai korban dengan senjata tajam dan air keras. Bukan itu saja, kawanan yang berjumlah banyak juga merampas ponsel korban.

Peristiwa itu terjadi akhir pekan lalu. Warga Jalan Warujaya, RT 07 / RW 22 Sugutamu, Mekarjaya, Sukmajaya yang sedang nongkrong diserang kelompok geng motor yang tak dikenal.

Kebrutalan geng motor tersebut tidak hanya merusak etalase dan merampas barang-barang korban. Bahkan, mereka pun berani melukai dua orang di TKP menggunakan senjata tajam dan air keras.

Berdasarkan penuturan salah satu korban, Royadi Kodik (47), kejadian tersebut diketahui sekitar pukul 02:30 WIB dinihari. Royadi yang juga pemilik pangkalan gas di sekitar TKP, sedang tertidur di kamar. Kemudian mendengar teriakan histeris istri Tati Lisdiawati (47) karena melihat sekelompok orang menyerang teman-teman anaknya yang sedang nongkrong di depan rumahnya.

"Saya langsung bangun dan melihat teman anak saya yang sedang nongkrong di teras depan rumah diserang segerombolan remaja bersenjata tajam," jelas dia.

Kalah Jumlah

Royadi kemudian menghampiri para pelaku. Namun, berjarak beberapa meter ternyata rekan pelaku sudah membariskan motor hingga menutup jalan.

"Saya mengejar pelaku sambil membawa samurai untuk menyelamatkan anak dan keponakan, karena kalah jumlah, mereka ada sekitar 30 orang, saya langsung dibacok bahkan disiram air keras juga hingga sekujur tubuh dan kepala terluka," ucap Royadi.

Tidak hanya Royadi, teman anaknya, Zakaria yang juga menjadi korban kebrutalan geng motor tersebut. Pria berusia 18 tahun itu disabet celurit di jari kaki kanan.

"Sebelumnya para pelaku bermotor ini telah menyisir di dekat kantor kelurahan Mekar Jaya, lalu merampas tiga HP milik remaja yang sedang nongkrong. Lalu dua hp lagi milik anak dan teman anak saya yang hanya berjarak 10 meter dari lokasi," ungkapnya.

Akibat serangan para pelaku tersebut, Royadi harus menerima luka bacok di bagian kepala, tangan kiri dan kanan, pundak, punggung, serta siram air keras di kaki paha kanan.

"Padahal saat ada penyerangan banyak warga para pedagang banyak melihat, karena takut semuanya mengacungkan senjata tajam jadi tidak berani. Hingga saya dibacok pelaku tidak ada yang membantu," terangnya.

Dibekuk

Pasca terjadinya serangan geng motor terhadap warga di Kampung Sugutamu, Mekarjaya, Sukmajaya, Kota Depok, pihak polisi menciduk lima orang tersangka geng motor. Selain itu, petugas juga mengamankan barang bukti berupa senjata tajam, air keras, dan berbagai macam benda yang diduga jimat.

Kapolsek Sukmajaya Kompol Supriyadi menjelaskan, kelima pelaku yang membacok korban, yakni DC (18),PAR (18) ,FAT (17), MTR (16) dan K (15). "Kelima pelaku yang diamankan rata-rata masih berusia remaja, berikut barang bukti berupa tiga senjata tajam celurit," kata Kapolsek.

Saat ini, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengejar pelaku lainnya. "Pelaku ini sudah menyebar informasi bakal menyerang anak-anak Sugutamu beredar di Facebook. Untuk itu kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mencari keterkaitan pelaku lain.

Akibat perbuatannya para tersangka dikenakan pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dengan ancaman 7 tahun.