Kamis, 03 Mei 2018 15:15:00
Editor : Ichwan Hasanudin | Reporter : Rachli Anugrah Rizky
Kapan waktu yang tepat anak dikenalkan teknologi digital
Kapan waktu yang tepat anak dikenalkan teknologi digital
Foto : istimewa
 

PURI - Maraknya kursus kreativitas berbasis teknologi digital membuat banyak orang bertanya. Pada usia berapa sebenarnya anak bisa diperbolehkan dikenalkan pada teknologi digital? Psikolog Anak dan Remaja NovitasTandry menjelaskan penggunaan gadget yang berteknologi canggih dapat membuat anak dengan mudah dan cepat mendapatkan informasi mengenai tugas-tugasnya di sekolah dan mengasah kreativitas.

Namun, di sisi lain, ada pula dampak negatif yang bisa timbul apabila penggunaan teknologi secara berlebihan. Kenali lebih dahulu dampak negatif juga positifnya, lalu berikan pendampingan untuk si kecil yang ingin mengenal dunia teknologi digital.

Menurut Novita, pada dasarnya pengenalan teknologi digital dapat disesuaikan dengan perkembangan anak. pada usia 2 tahun, anak dapat dikenalkan warna, bentuk, dan suara yang waktunya hanya setengah jam. “Pengenalan akan warna, suara, atau bentuk bisa kita ajarkan kepada mereka untuk menstimulasi kreativitas mereka,” katanya.

Kemudian, pada usia 9 tahun, anak sudah bisa diberikan kepercayaan menggunakan teknologi digital. Tentunya dengan arahan-arahan dari orangtua, seperti mengerjakan pekerjaan atau tugas sekolah terlebih dahulu, atau tugas-tugas lainnya. “Pada saat usia 9 tahun pada saat si kecil sudah terbentuk secara penuh pemahaman akan benar dan salah,” tambah Novita.

Psikolog anak dan remaja ini juga meminta, setiap orangtua dituntut memiliki dan membekali diri dengan pengetahuan dan pemahaman mengenai dunia digital. Dengan pengetahuan dan pemahaman digital itu, orangtua bisa membuat batasan dalam penggunaan teknologi digital pada anak. “Batasan-batasan itu perlu kita ketahui guna pencapaian akan tumbuh kembang mereka bisa kita pastikan tepat dan sesuai dengan tumbuh kembang mereka,” ucap Novita.

Hal yang patut disadari orang tua adalah teknologi dapat mendatangkan manfaat sekaligus kerugian bagi anak. maka dari itu, peran orangtua dalam membimbing anak harus menyikapi manfaat dan kerugiannya. Jika digunakan secara tidak tepat, teknologi digital dapat membawa dampak negatif.

 

Baca Juga

Berikan Komentar Anda