Feature

Gerakan Gesit Sudinhub Jaksel Lewat Qlue

Jumat, 02 Juni 2017 15:45:00
Editor : Waritsa Asri | Reporter : M Nashrudin Albaany

Ilustrasi - Penindakan terhadap pelanggar lalu lintas
Ilustrasi - Penindakan terhadap pelanggar lalu lintas

Share this








Sudinhub Jakarta Selatan melakukan gerakan gesit dengan langsung menindak setiap pelaporan yang didapat lewat aplikasi Qlue

KEBAYORAN BARU  - Permasalahan lalu lintas seperti macet dan parkir liar, nampaknya sudah menjadi rutinitas harian bagi warga DKI Jakarta. Bagaimana tidak, hampir tiap hari macet selalu terjadi diberbagai titik jalan, terutama pada pagi dan sore hari.

Warga pun tak pernah bosan melaporkan hal ini ke pemerintah, melalui aplikasi Qlue. Namun terkadang respon dari dinas terkait seakan lamban dalam mengatasi permasalahan ini. Akibatnya, macet dan parkir liar pun semakin merajalela di Ibu Kota.

Berangkat dari hal itu, Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Selatan, membentuk Tim Reaksi Cepat Aplikasi Qlue. Pembentukan tim ini sebagai upaya untuk merespon secara cepat laporan masyarakat mengenai adanya tindakan seputar kemacetan dan parkir liar yang masuk melalui Qlue.

"Pembentukan Tim Reaksi Cepat Sudinhub Jakarta Selatan ini dilakukan agar laporan masyarakat dapat terlayani penuh, sehingga informasi yang diadukan bisa segera lekas diatasi," kata Kepala Sudinhub Jaksel, Christianto di Kebayoran Baru, Jumat (2/6/2017).

Christianto melanjutkan, penindakan terhadap laporan dari masyarakat tersebut akan dilakukan dengan melibatkan semua pihak. Mulai dari unsur TNI, Polri, hingga Satpol PP. Hal itu bertujuan agar laporan dapat segera diselesaikan

Menurut dia, dengan perkembangan teknologi dan informasi yang semakin pesat, membuat masyarakat dapat dengan mudah membantu petugas, untuk menindak berbagai hal terkait pelanggaran yang terjadi di wilayah mereka.

"Masyarakat dapat melaporkan permasalahan kemacetan dan parkir liar melalui aplikasi, sehingga kita juga harus membentuk unit reaksi cepat untuk melakukan pengendalian dan pengawasan lalu lintas," tuturnya.

Untuk itulah, ia berkomitmen akan terus melakukan pengendalian lalu lintas melalui razia parkir liar, yang diyakini dapat mengurangi masalah kemacetan lalu lintas di wilayah Jakarta Selatan. 

"Manfaatkan aplikasi Qlue dalam menerima laporan dan merespon laporan dengan cepat sebagai wujud pelayanan terhadap masyarakat," imbaunya.

Sementara itu, berdasarkan data, Tim Reaksi Cepat Aplikasi Qlue berjumlah 55 personel. Tim ini terdiri dari Tim Patroli dan Qlue Motor sebanyak 20 personel, Tim Derek yang merupakan gabungan bersama Garnisun serta Kepolisian sebanyak 20 personel, serta Tim Tindak sebanyak 15 personel.

Cara Kerja Penindakan Laporan dari Qlue

Ada beberapa mekanisme yang dilakukan Tim Reaksi Cepat aplikasi Qlue dalam mengatasi beragam laporan dari masyarakat. Diantaranya, keluhan masyarakat dalam aplikasi Qlue diterima oleh Admin. Selanjutnya, Admin Qlue menyampaikan keluhan tersebut kepada Kasudin dan Kasiop. 

Usai mendapat laporan tersebut, Kasiop memerintahkan kepada para Danru dan Koordinator bersama anggotanya untuk menindaklanjuti dan menyelesaikan keluhan masyarakat. Yakni dengan melakukan penertiban dan tindak lanjut aplikasi Qlue dengan membuat foto tindak lanjut di lokasi laporan masyarakat. 

Kemudian, Admin membuat laporan Qlue yang telah di respon. Terakhir, tim humas dan publikasi membuat dokumentasi video dan media berita dari setiap kegiatan operasi untuk disampaikan kepada masyarakat.