Features

Gagalnya Skenario Perampokan Minimarket

Rabu, 18 Januari 2017 14:45:00
Editor : Dany Putra | Reporter :

Usep Saefullah (24) membuat skenario seakan-akan minimarket yang dijaganya dirampok. Namun, usahanya gagal dan malah ditangkap polisi.
Usep Saefullah (24) membuat skenario seakan-akan minimarket yang dijaganya dirampok. Namun, usahanya gagal dan malah ditangkap polisi.

Share this








Pelaku Usep Saefullah membuat skenario seakan-akan minimarket yang dijaganya telah dirampok. Namun, usahanya gagal dan justru ditangkap polisi.

DEPOK – Usep Saefullah (24) gagal mendapatkan piala sebagai aktor terbaik. Ya, perannya sebagai korban perampokan rupanya gagal memukau 'juri' yang tak lain adalah polisi. Karyawan minimarket itu juga gagal membawa kabur uang Rp94,5 juta.

Usep merupakan asisten kepala toko Alfamart di Jalan Raya Meruyung, Kecamatan Limo, Kota Depok. Warga Kabupaten Bogor itu berusaha merekayasa kasus perampokan yang menimpa tempat kerjanya. Sial baginya, skenario tersebut gagal mengelabui polisi.

Kepala Sub Bagian Humas Polresta Depok, Ajun Komisaris Firdaus, mengungkapkan kasus tersebut terjadi pada 3 Januari 2017. Awalnya, lanjut dia, tersangka datang ke toko sekitar jam 05:30 WIB.

"Tersangka yang menjabat sebagai assistant chief of store itu tidak langsung membuka, selanjutnya tersangka menaruh tas disamping meja kasir dan mematikan lampu," kata Firdaus, Rabu (18/1/2017).

Menghilangkan Jejak

Firdaus menjelaskan, untuk menghilangkan jejak, pelaku mencoba merusak DVR CCTV yang tersimpan di gudang. Pelaku mengambil dan merusaknya dengan cara merendam di bak mandi dan dengan leluasa masuk ke ruangan tempat brankas serta membukanya dengan kunci asli.

Uang senilai Rp94,5 juta pun berhasil dikuasi pelaku. Usep kemudian menaruh hasil rampokannya itu di dekat tower penyimpanan air.

"Selanjutnya tersangka mengambil rantai dan mengikat tangannya sendiri dengan rantai serta menutup mukanya dengan menggunakan jaket dan berpura-pura pingsan. Hal itu dilakukan pelaku seolah-olah sudah terjadi perampokan terhadap toko dan dirinya," jelas Firdaus.

Dari hasil penyelidikan polisi, ada yang janggal dari keterangan Usep. Polisi akhirnya berhasil mengungkap skenario yang dilakukan oleh tersangka.

"Tersangka diduga melakukan tindak pidana Pencurian dengan pemberatan, sebagaimana diatur dalam pasal  363 KUHP. Tersangka sudah ditangkap pada 16 Januari 2017," tandasnya.