Feature

Deddy Mizwar Bikin Ibu-ibu Tertawa di Bekasi

Selasa, 16 Mei 2017 14:50:00
Editor : Denisa Tristianty | Reporter : Yusuf Bachtiar

Deddy Mizwar di Tarhib Ramadan, Islamic Center, Kota Bekasi.
Deddy Mizwar di Tarhib Ramadan, Islamic Center, Kota Bekasi.

Share this








Mengahdiri acara tarhib Ramadan tak membuat Cawagub Jawa Barat Deddy Mizwar menjadi serius sebagai aparatur pemerintah daerah.

BEKASI - Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat Deddy Mizwar tetap menjadi seorang penghibur. Jabatan tak membuatnya melepaskan predikat seniman Tanah Air dengan berbagai bakat menghibur sebagai seniman peran. Bagaimana tidak, dalam sambutan Tarhib Ramadan Islamic Center Kota Bekasi, Selasa (16/5/2017), Deddy menciptakan gelak tawa para jamaah dengan mayoritas ibu rumah tangga.

Dari pantauan Infonitas.com di lapangan, beberapa kali ia melontarkan candaan dan mengundang tawa jamaah yang berasal dari Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kota Bekasi.

Seperti, candaan seputar kebiasaan bulan Ramadan. Ia mendeskripsikan para ibu sudah mulai pusing menyambut Ramadan. Tetapi, bukan lantaran harus menahan lapar dan dahaga, melainkan menghadapi lonjakan harga barang komoditas.

"Tapi ujiannya kadang semakin berat, di bulan Ramadan banyak kebutuhan seperti belanja. Saya sebagai kepala keluarga merasakan hal itu, padahal kan, makan cuma dua kali, harusnya bisa lebih irit kan,” kata Deddy sambil mengucapkan dengan kalimat canda.

Uniknya lagi, bintang Film Nagabonar ini menceritakan prosepek terbaru dari sinetron Ramadan yang juga bakal dibintanginya. Sinetron Ramadan itu adalah Para Pencari Tuhan (PPT). Sinetron spesial Ramadan ini, kata dia, sudah masuk tahun ke-1 dengan jam tayang setiap waktu sahur.

"Ibu-ibu itu biasanya yang paling capek, sediain makan buat buka, apalagi siapin makan buat sahur, harus bangun lebih dulu dan masak. Tapi jangan lupa nonton PPT pas sahur," celetuknya sambil disambut gelak tawa jamaah.

Tidak sampai di situ, Deddy juga melanjutkan candaannya ketika berbicara tentang kebutuham pokok yang semakin meningkat saat bulan puasa. Dia menghimbau kepada kaum ibu agar bisa menahan dan mengatur keuangan dalam hal berbelanja kebutuhan pokok.

"Jangan sekaligus borong, ibu-ibu harus bisa menghemat belanja. Kadang untuk sajian berbuka kita hidangkan begitu banyak makanan, enggak usah seperti itu,  cukup satu jenis atau secukupnya. Tapi kalau mau beli yang ada badaknya ya enggak apa-apa satu boleh," ucapnya merujuk pada iklan minuman penyegar yang dibintanginya.

Sebagai penutup, Wagub Jabar itu juga sempat membacakan sebuah puisi tentang kegigihan menjadi seorang ibu. Puisi ini berjudul “Cuma Emak yang Tahu Rasanya” karya Khofifah Indar Parawansa.

 

Berikut kutipan puisi :

Saat emak baru saja memejamkan mata, pecahlah tangisan si kecil dengan nyaringnya

Dalam keadaan mengantuk anak pun harus digendong sepenuh cinta...
Bagaimana rasanya?
Cuma emak yang tahu rasanya

 

Saat lapar melanda, terbayang makanan enak di atas meja

Ketika suapan pertama anak pup di celana
Bagaimana rasanya?
Cuma emak yang tahu rasanya

 

Ah... di balik kerepotan itu semua

Namun ada jua surga di dalamnya

Cuma emak yang tahu lezatnya makna senyuman anak yang diberikan, 
Pelukan anak, ucapan cinta anak yang tampak sederhana di hadapan orang....