Depok > Laporan Utama

Pasca Vonis Ahok

Veronica Tan Ikhlas Ahok Dipenjara

Rabu, 10 Mei 2017 17:17 WIB
Editor : Muhammad Saiful Hadi | Sumber : dbs

depok
Ilustrasi Veronica Tan dan Ahok
Foto : istimewa

Share this








Veronica Tan mengerti dan memahami, kondisi yang dialami suaminya.

DEPOK - Kepergian Basuki Tjahaya Purnama atau Ahok disidang putusan merupakan hari terakhir, dia menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Dukungan tidak henti-hentinya datang menyambangi Ahok mulai dari pengadilan, Lembaga Pemasyarakatan Cipinang hingga Mako Brimob, Depok.

Seperti halnya para pendukung, hati Veronica Tan istri Ahok teriris pedih, tidak menyangka jika suaminya yang terkenal adil dan bijaksana akan mendekam di balik jeruju besi.

Namun, dengan besar hati, Veronica Tan mengikhlaskan suaminya untuk menjalani hukuma 2 tahun penjara. Hal tersebut diungkapkan Sirra Prayuna, salah satu kuasa hukum Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, Veronica Tan menerima hukuman dua tahun penjara yang diketuk majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara. 

"Pak Ahok menjelaskan putusannya seperti ini, saya harus jalani ini, sabar. Bu Vero mengerti dan memahami juga," kata Sirra, Rabu (10/5/2017).

Sirra mengungkapkan, Veronica tampak sedih saat mendampingi sang suami ditahan sementara di Rutan Cipinang, Jakarta Timur. Veronica juga sempat mendampingi Ahok saat dipindahkan ke Rutan Mako Brimob.

Meski demikian, lanjur Sirra, Veronica menerima hukuman yang dijatuhkan hakim kepada Ahok. Tak hanya sang istri, para pendukung Ahok pun merasa terpukul atas vonis dua tahun majelis hakim kemarin.

Baca juga : Relawan Galang KTP untuk Penangguhan Penahanan Ahok

"Jangankan Bu Veronica semua batin pendukungnya juga banyak yang nangis terhadap putusan yang tak pernah dibayangkan seperti ini," kata Sirra.

Sirra menuturkan, saat ini Ahok belum mau dikunjungi oleh siapa pun. Hanya keluarga yang dikehendaki oleh Ahok untuk bertemu. Menurut Sirra, kliennya tersebut membutuhkan waktu untuk beristirahat setelah beraktivitas sejak pagi kemarin. 

Ahok dianggap bersalah melakukan penodaan agama sebagaimana diatur dalam Pasal 156 huruf a KUHP. Ahok pun harus mendekam di Rumah Tahanan Markas Korps Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.