Depok > Laporan Utama

Siswa SMAN 13 Depok Kecewa Gurunya Dipecat

Rabu, 11 Januari 2017 18:37 WIB
Editor : Dany Putra | Reporter : M Nashrudin Albaany

Isi kecaman siswa SMAN 13 Depok di Medsos
Isi kecaman siswa SMAN 13 Depok di Medsos
Foto : istimewa

Share this








Para siswa mnuliskan kekecewaannya tersebut di berbagai media sosial dengan memasang hastag #SavePakDika #SavePendidikanIndonesia #SMAN13Depok.

DEPOK – Kabar pemecatan seorang guru honorer di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 13 Kota Depok Andika Ramadhan Febriansah, karena curhat di sosial media (sosmed) mengenai tindak pungutan liar (pungli), disayangkan oleh para siswanya.

Di sejumlah medsos, banyak siswa SMAN 13 Depok yang menyayangkan tindakan pemecatan tersebut. Sebab mereka menilai Andika merupakan guru yang sangat ramah dan dekat dengan siswanya. Tagar #SavePakDika #SavePendidikanIndonesia #SMAN13Depok pun mulai ramai dibeberapa medsos.

"Pak Andika adalah guru yang patut dijadikan panutan dan teladan. Ia guru yang kehadirannya pantas kami perjuangkan. Kami mengajak seluruh rekan-rekan untuk meramaikan medsos dengan menulis testimoni dan kesan terhadap Pak Andika dan sistem pendidikan yang makin lari dari tujuannya," tulis Kelya Melodia Kless.

Sementara itu, akun Alvin Nicola menuliskan rasa keprihatinannya terhadap kabar pemecatan gurunya tersebut. "Kami jelas merasa prihatin mendengar kabar bahwa salah satu guru kami diberhentikan oleh sekolah secara sepihak. Sebelumnya, tak pernah ada kabar bahwa guru kami tersebut akan diberhentikan oleh sekolah," tulisnya.

Menurut dia, sejak kehadiran Andika di SMAN 13 Depok pada Juli 2016, siswa banyak mendapatkan pemahaman dan wawasan baru yang sebelumnya tak pernah didapatkan di tempat lain.

Sebelumnya, tulisan Andika yang juga merupakan mahasiswa tingkat akhir Universitas Negeri Jakarta (UNJ) mempertanyakan kebijakan oknum guru yang melakukan pungli pada siswa, dengan meminta uang buku, uang foto kopi, bahkan juga uang gedung.