Depok > Laporan Utama

Rhoma Irama Undang Anies dan Agus ke Rakernas Partai Idaman di Depok

Senin, 09 Januari 2017 13:32 WIB
Editor : Dany Putra | Reporter : Apriyadi Hidayat

Ketua Umum Partai Idaman Rhoma Irama
Ketua Umum Partai Idaman Rhoma Irama

Share this





Undangan sengaja diberikan kepada para calon gubernur DKI Jakarta tersebut dengan tujuan menjalin tali silaturahmi.

DEPOK - Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 3 Anies Baswedan tampak hadir dalam  Rakernas Partai Idaman di Soneta Record Indonesia, Jalan Tole Iskandar, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Minggu (8/1/2017).

Menurut Ketua Umum Partai Idaman Rhoma Irama mengatakan, selain Anies pihaknya juga mengaku sudah mengundang calon gubernur lainnya, yakni Agus Harimurti Yudhoyono. "Saya Undang Anies dan Agus. Kebetulan yang bisa datang Anies, sementara agus ada halangan," ujar Rhoma Irama.

Ia menambahkan, undangan memang sengaja diberikan kepada para calon gubernur DKI Jakarta tersebut dengan tujuan menjalin tali silaturahmi, sekaligus melakukan komunikasi politik menjelang pesta demokrasi atau Pilkada serentak.

Lantas, kenapa Calon Gubernur nomor urut 2 Basuki Tjhaja Purnama alias Ahok tak diundang? "Kami hanya undang Agus, dan  Anies. Sementara Ahok tidak kami undang karena sudah terdakwa,” tandas musisi yang memiliki julukan  ‘Raja Dangdut’ itu.







Depok > Laporan Utama

Ditanya Dukungan Cagub DKI, Rhoma Irama: Yang Pasti Bukan ke Ahok

Senin, 09 Januari 2017 13:57 WIB
Editor : Dany Putra | Reporter : Apriyadi Hidayat

Ketua Umum Partai Idaman Rhoma Irama
Ketua Umum Partai Idaman Rhoma Irama

Share this





Komunikasi politik kepada dua pasangan calon selain Ahok memang sangat intens tapi belum menentukan kearah mana dukungan partai Idaman.


DEPOK - Ketua Umum Partai Idaman, Rhoma Irama, menegaskan sejauh ini partainya belum menentukan sikap untuk memberikan dukungan terhadap salah satu pasangan Cagub-Cawagub pada Pilkada DKI Jakarta 2017.

Meski demikian, Rhoma memastikan dukungan akan diberikan diantara dua pasangan calon, yakni Anies-Sandi atau AHY-Sylviana. "Yang pasti bukan ke Ahok," tandas Rhoma di sela Tasyakuran Rakernas Partai Idaman di Soneta Record Indonesia, Jalan Tole Iskandar, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Minggu (8/1/2017).

Ia menambahkan, komunikasi politik kepada dua pasangan calon memang sangat intens tapi belum menentukan kearah mana dukungan partai Idaman akan berlabuh. 

"Belum ada kesepakatan yang kongkrit. Insya Allah dukungan ke siapanya akan diumumkan setelah pleno. Kita lihat dinamika politik kedepan,” pungkasnya.

Sementara itu, Anies Baswedan mengatakan kedatangannya keacara tersebut hanya memenuhi undangan dan bersilaturahmi.  “Rhoma Irama mengirimkan undangan untuk menghadiri acara tasyakuran ini. Dan saya ucapkan terimakasi atas undangannya. Saya ingin menyampaikan selamat kepada Rhoma Irama dan partai Idaman. Mudah-mudahan berhasil menjalankan seluruh amanah dan rencana yang dititipkan,” ucap Anies.







Depok > Laporan Utama

Makna Sumpah Pemuda Bagi Kapolresta Depok

Rabu, 28 Oktober 2015 17:25 WIB
Editor : Fauzi | Reporter :

Kapolresta Depok Kombes Pol Dwiyono (kanan) bersama Kabagops Polresta Depok Kompol Agus Widodo
Kapolresta Depok Kombes Pol Dwiyono (kanan) bersama Kabagops Polresta Depok Kompol Agus Widodo

Share this





Sumpah Pemuda harus dimaknai oleh jajaran Kepolisian sebagai bentuk untuk terus meningkatkan kinerja dan profesionalisme sebagai penegak hukum.

DEPOK - Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Depok Kombes Pol Dwiyono mengatakan,  Sumpah Pemuda diperingati setiap 28 Oktober merupakan momentum napak tilas untuk mencontoh apa yang sudah dilakukan oleh para pemuda pada awal pendirian negara ini.

Menurutnya, tujuan Sumpah Pemuda adalah sebagai bentuk persatuan dan kesatuan antar pemuda dalam menjaga kedaulatan NKRI. Selain itu, dirinya juga mengaitkan momentum Sumpah Pemuda pada diri anggotanya sebagai langkah revolusi mental. Revolusi mental dalam artian untuk meningkatkan kinerja dalam menjalankan tugas agar tetap konsisten.

“Sumpah pemuda merupakan simbol persatuan dan kesatuan para pemuda di negeri ini. Di tubuh kepolisian hal itu juga kami terapkan, dimana persatuan antar anggota harus tetap kuat dan solid untuk menjaga kesatuan NKRI,” ujarnya, Rabu (28/10/2015).

Maka itu, Dwiyono berharap agar momentum sumpah pemuda dapat dijadikan tolak ukur bagi para aparat penegak hukum, khususnya kepolisian agar lebih profesional dalam menjalankan tugasnya menjaga keamanan dan mengayomi masyarakat.

“Kami terus melakukan perbaikan. Momentum Sumpah Pemuda ini diharapkan dapat dimaknai oleh para anggota untuk mencegah perbuatan yang menyimpang dalam menjalankan tugas dan fungsinya di masyarakat,” harapnya.

Ditambahkan olehnya, dalam menjalankan tugas, aparat kepolisian harus tetap adil dan memegang teguh tanggung jawab yang diembannya secara profesional.

“Revolusi mental juga sebagai langkah untuk pembentukan karakter yang tangguh dan mandiri dalam mewujudkan pembangunan,” tutupnya.