Depok > Laporan Utama

Pro Kontra Warga Depok Terkait Ikon Kota

Senin, 20 Maret 2017 19:03 WIB
Editor : Denisa Tristianty | Reporter : Chandra Purnama

Iluistrasi lambang Kota Depok. (IST)
Iluistrasi lambang Kota Depok. (IST)
Foto : istimewa

Share this








Ada yang setuju dengan ide tersebut, tetapi tidak sedikit pula yang mengecam pergantian ikon yang telah menjadi identitas Kota Depok selama puluhan tahun.

DEPOK - Beredarnya wacana Pemerintahan Kota (Pemkot) Depok akan mengganti ikon Belimbing Naga, mulai ditanggapi beragam komentar dari masyarakat. Ada yang setuju dengan ide tersebut, tetapi tidak sedikit pula yang mengecam pergantian ikon yang telah menjadi identitas Kota Depok selama puluhan tahun.

Seperti yang disampaikan oleh pelaksana tugas (Plt) Lurah Baktijaya, Ismet Sutisna. Menurutnya, pergantian ikon tersebut merupakan hal yang lumrah. Mengingat, di Kota Depok sendiri petani belimbing mulai menutup lahan pertaniannya dan merelakan tanahnya di jual.

"Sudah jarang saya lihat petani belimbing awet di sini (Depok), banyak yang alih profesi. Contohnya, di dekat rumah saya ada yang dulu bertani belimbing sekarang di jual tanahnya dan dibangun ruko," kata Ismet kepada Infonitas.com saat dijumpai di Kantor Kelurahan Baktijaya, Depok, Senin (20/3/2017).

Pria yang sudah 28 tahun menjadi warga Depok ini menilai, Pemkot Depok bukan tanpa alasan mengganti identitas Kota Depok.  Apalagi, kata dia, sikap acuh tak acuh yang dimiliki Warga Depok terkait ikon akan menjadi landasan tersendiri untuk mengubah wajah Kota Depok di hadapan kota-kota lain.

"Warga di sini kayaknya banyak yang tidak tahu dengan ikon Depok itu belimbing. Saya dukung langkah Pak Wali (kota) dalam hal pergantian ikon itu," jelas dia.

Pernyataan berbanding terbalik disampaikan oleh sejarahwan Kota Depok JJ Rizal. Dia menegaskan, pihak Pemkot Depok harus melihat pemahamaan di masa sekarang sebelum memutuskan untuk mengganti ikon Kota Depok.

Baca juga ini : Lomba ‘Selfie’ di KPP Pratama Tebet Dapat Jutaan Rupiah

"Ikon itu penanda kota sekaligus sumber inspirasi dan keteladanan. Sebab itu ada baik dipikirkan masak agar jangan malah dapet efek kurang bagus. Pilihan ikon malah memperlihatkan gambaran buruk atau negatif, seperti belimbing yang selain kebunnya sudah habis dirangsek properti, juga tumbuhan yang rentan sakit," kata Rizal.