Depok > Laporan Utama

Pemilik Tenant Bantah Adanya Alarm Saat Kebakaran Cinere Bellevue

Jumat, 06 Oktober 2017 19:04 WIB
Editor : Waritsa Asri | Reporter : Wildan Kusuma

Pemilik tenant di Apartemen Cinere Belleveu Suit saat diwawancara oleh wartawan
Pemilik tenant di Apartemen Cinere Belleveu Suit saat diwawancara oleh wartawan
Foto : Wildan Kusuma

Share this








Para pemilik tenant yang mengalami musibah kebakaran di Apartemen Cinere Bellevue Suit,, membantah adanya bunyi alarm saat kejadian.

DEPOK - Pemilik tenant Apartemen Cinere Bellevue Suit, Depok, Jawa Barat, masih terus meminta pertanggung jawaban kepada pemilik apartemen. Mereka merasa kecewa terhadap penanganan pihak manajemen pasca kebakaran yang terjadi pada Rabu (4/10/2017) lalu.

Pantauan infonitas.com, ratusan penghuni dan pemilik tenant Apartemen Cinere Bellevue Suit memadati kantor marketing di Jalan Merawan, Pangkalan Jati, Cinere, Depok, Jawa Barat, Jumat (6/10/2017). Mereka merasa kecewa lantaran merasa pihak manajemen belum memberikan konfirmasi terkait tenant yang ludes terbakar.

"Toko saya terbakar, saya tidak mendengar sama sekali adanya bunyi alarm saat kejadian. Sampai saat ini saya rugi sampai Rp 900 juta. Sampai sekarang juga belum ada konfirmasi lebih lanjut dari pihak manajemen," ujar salah satu pemilik tenant furnitur, Chaterin, kepada infonitas.com di lokasi.

Pemilik tenant Triple 8, Dina Lubis, mengatakan hal serupa. Dirinya mengaku PT Megapolitan Development selaku pengembang sama sekali tidak memperhatikan kenyamanan dan keamanan di apartemen tersebut.

"Alarm menyala itu tidak ada sama sekali. Bahkan, saya sudah 6 tahun menyewa di sini, lift sering mati, lampu juga sering mati. Beli tenant aja mahal bisa sampai Rp 600 juta," katanya.